Dibakar Cemburu, Buruh Bangunan Pukul Wajah Kekasih dengan Martil
MEDANHEADLINES.COM | 23/08/2019 16:47
Dibakar Cemburu, Buruh Bangunan Pukul Wajah Kekasih dengan Martil

MEDANHEDADLINES.COM, Medan – Akibat rasa cintanya kepada sang kekasih, Ngiani Purba alias Ucok terpaksa mendekam di sel penjara Polsek Pancurbatu.

Tapi bukan tanpa sebab Ucok diciduk. Pekerja buruh bangunan tersebut ditangkap lantaran menganiaya kekasihnya, Inawati br Ketaren (42). Persoalannya hanya karena cemburu melihat pujaan hatinya sering didekati pria lain.

Sangking kesalnya, warga yang tinggal di Dusun I, Desa Kuala, Sibolangit Deliserdang ini, nekat memukul kepala Inawati menggunakan martil besar.

BACA: Kapolsek Helvetia Jenguk Korban Penjambretan

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago membenarkan penangkapan Ucok. “Benar, tersangka ditangkap pada Selasa (20/8) malam,” kata Faidir ketika dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (22/8).

Faidir menjelaskan, kekesalan Ucok memuncak dikarenakan rumah kekasihnya di Jalan Karet IV, Perumnas Simalingkar A, Pancurbatu, Deliserdang, sering didatangi sejumlah pria. Puncaknya pada Selasa (4/6) sekira pukul 01.00 WIB, dia kembali melihat laki-laki masuk ke kediaman Inawati.

Tak bis lagi menahan, Ucok gelap mata dan secara diam-diam mendatangi tempat tinggal Inawati dengan merusak pintu belakang. Begitu di dalam ia lantas mencari dan langsung menghajar Inawati dengan sebuah palu.

BACA: Polsek Percut Aktifkan Humas Agar Sinergitas dengan Wartawan Terjalin

“Wajah korban dipukul pelaku dengan martil sembari mengatakan ‘Ku bunuh kau, lebih baik kau mati,” ucap Faidir menirukan perkataan pelaku.

Usai melampiaskan emosinya, pelaku pergi dari lokasi dan membiarkan Inawati bersimbah darah di bagian wajah dan hidungnya. Begitu juga dengan barang bukti palu yang dipakai memukul korban.

Mengetahui pelaku sudah pergi, korban mendatangi Mapolsek Pancurbatu dengan kondisi yang masih berlumuran darah untuk membuat laporan pengaduan. Kehadiran korban direspon cepat dan laporan korban diterima dengan Nomor: LP/170/VI/2019/Restabes Mdn/Sek Pancurbatu.

BACA: Penonton Lempar Botol, Komdis Denda Persiraja 37,5 juta

Menindaklanjuti laporan korban, polisi melakukan penyelidikan untuk memburu Ucok yang setelah kejadian mencoba melarikan diri. Kerja keras Unit Reskrim tak sia-sia, dua bulan melakukan pengejaran Ucok akhirnya berhasil diringkus pada Selasa (20/8) sekira pukul 18.00 WIB.

“Pelaku kita ciduk dari rumahnya. Kemudian ia berikut barang bukti palu dibawa ke markas komando untuk diproses,” jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan itu. (AFD)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT