Jembatan Bally di Asahan Senilai Rp 7,5 Miliar, Baru 2 Tahun Sudah Mencemaskan, Material Banyak Dicuri
MEDANHEADLINES.COM | 21/01/2020 14:47
Jembatan Bally di Asahan Senilai Rp 7,5 Miliar, Baru 2 Tahun Sudah Mencemaskan, Material Banyak Dicuri

MEDANHEADLINES.COM, Asahan – Jembatan Bally merupakan salah Jembatan yang dibangun Pemkab Asahan pada tahun anggaran 2017 dengan dana sebesar Rp 7,5 miliar untuk menghubungkan Kelurahan Mutiara dengan Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kota Kisaran Timur.

Jembatan yang seyogianya mempemudah akses masyarakat untuk menghindari kemacetan tersebut saat ini kondisinya cukup mengkhawatirkan.

BACA: Menteri Edhy Angkat 13 Tokoh Jadi Penasihat, Ada Nama Effendi Gazali

Diduga sudah beberapa kali terjadi pencurian material seperti rangka baja untuk pengikat bagian atas jembatan. Hal itu tentu saja menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait berkurangnya kekuatan jembatan yang juga memberikan kemudahan bagi masyarakat Kelurahan Kedai Ledang untuk bepergian ke Kota Kisaran tanpa harus melalui Jalinsum.

”Sekarang, kita lebih waswas bila melintas di Jembatan ini, padahal setiap harinya jembatan ini kita gunakan untuk ngantar anak sekolah” kata Dedi, warga Kelurahan Kedai Ledang, saat melintas di lokasi Senin (20/1/2020).

Terkait hal tersebut, Kadis Kominfo Asahan Rahmat Hidayat Siregar saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa Pemda akan lakukan kordinasi dengan Polres Asahan untuk menindaklanjuti dugaan aksi pencurian material jembatan tersebut.

Rahmat juga menyarankan agar Camat, Lurah dan Kepling dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat guna mencegah pencurian material jembatan Bally terjadi lagi.

”Kita mengharapkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama dengan Pemerintah Setempat lakukan pemantauan dalam mencegah aksi pencurian material jembatan, terlebih jembatan tersebut memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat”, pungkas Rahmat. (Zal)


BERITA TERKAIT