Tiga Napi Tanjung Gusta Melarikan Diri Lompat dari Tembok Setinggi 8 Meter, Kok Bisa?
MEDANHEADLINES.COM | 10/06/2020 16:05
Tiga Napi Tanjung Gusta Melarikan Diri Lompat dari Tembok Setinggi 8 Meter, Kok Bisa?

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tiga warga binaan Rumah Tahanan Kelas I Medan Tanjung Gusta melarikan diri, Senin (8/6) malam.

Mereka berhasil kabur dengan melompati pagar rutan yang setinggi 8 meter. “Ketiga warga binaan ini dari Aceh, larinya dari klinik Rutan Kelas I Medan, lompat tembok yang tingginya sekitar 8 meter,” ungkap Kepala Divisi Pemasyarakatan Sumut Muhammad Jahari Sitepu.

Tiga orang yang melarikan diri masing-masing berinisial HE, SMJ, dan AR. Seorang di antaranya tengah menjalani hukuman 7 tahun penjara karena perkara narkoba. Sementara 2 lainnya masih proses persidangan, juga dalam perkara narkoba. “Menurut pengakuannya, dia dituntut dengan hukuman penjara seumur hidup,” kata Jahari.

Ketiga warga binaan itu kabur sekira pukul 18.45 Wib. Kemudian mereka ketahuan pegawai Kemenkumham yang tinggal di kompleks sekitar penjara itu. Saat itu sang pegawai sedang berkendara bersama anaknya.

Saat itu juga, dia menangkap salah satu di antara mereka. Pegawai itu juga berteriak meminta bantuan. Tak lama berselang warga sekitar kompleks penjara langsung menangkap seorang pelarian lainnya.

Kejadian itu juga langsung dikoordinasikan dengan Polsek Helvetia dan Kodim setempat. Seorang lagi akhirnya tertangkap di dalam becak bersama seorang perempuan. “Menurut info, (perempuan itu) kakak tiri dia,” ujarnya.(red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT