Pelaku Spesialis Bongkar Jok Sepeda Motor Diciduk Polisi Saat Asyik Main Ludo
MEDANHEADLINES.COM | 19/06/2020 14:47
Pelaku Spesialis Bongkar Jok Sepeda Motor Diciduk Polisi Saat Asyik Main Ludo

MEDANHEADLINES.COM, Percut – Tim khusus antibandit (Tekab) Polsek Percut Sei Tuan meringkus pelaku spesialis bongkar jok sepeda motor yang aksinya sempat viral di media sosial (Medsos) pada Rabu (17/6) malam. Dia diciduk saat sedang asyik bermain ludo.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Otniel Siahaan mengatakan, pelaku yang diamankan bernama M. Yasir Lubis (23). Pria yang tinggal di Jalan Bersama Gang Buntu, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung itu diburu berdasarkan laporan dari Trias Windi Agustina.

“Laporan korban tertuang dalam Nomor: LP/1018/K/V/2020/ SPKT Percut, Sabtu 09 Mei 2020 sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Otniel dalam keterangan tertulis yang diterima medanheadlines.com dari Humas Polsek Percut Sei Tuan Aiptu Basra, Kamis (18/6).

Otniel menjelaskan, kejadian yang menimpa korban terjadi sekitar  21.30 WIB. Malam itu, ia berniat kembali ke rumah selepas pulang kerja. Namun, karyawan swasta ini sempat singgah ke Apotek Sehati di Jalan Garuda Perumnas Mandala dan memarkir sepeda motornya di depan apotek. Setelah urusan selesai dia langsung menuju kediamannya.

“Setibanya di rumah, korban tidak lagi melihat dompet dan telepon genggam yang disimpannya di dalam jok sepeda motor. Ia kembali ke apotek untuk melihat rekaman CCTV,” ujar Otniel.

Dari rekaman CCTV, terlihat jelas harta bendanya diambil pelaku dengan cara mencongkel jok kenderaanya. Akibatnya, warga Jalan Kutilang VIII Perumnas Mandala ini mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta. Merasa keberatan ia lalu mendatangi Polsek Percut Sei Tuan guna membuat laporan pengaduan.

“Tim langsung bergerak ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan. Hasilnya, ciri-ciri pelaku dapat diketahui,” ujarnya.

Sebulan lebih melakukan pencarian, lanjut Otniel, pelaku yang merupakan spesialis pencurian bongkar jok motor itu berhasil diciduk saat bermain ludo di rumah temannya di Pasar 11, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Namun, saat pengembangan pelaku melawan dan berusaha melarikan diri. Petugas kemudian memberi tembakan peringatan tapi tak diindahkan. Dengan sangat terpaksa petugas melumpuhkannya. Selanjutnya dia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pengobatan sebelum diboyong ke markas komando,” kata lulusan Akpol 2006 itu. (Afd/Rha)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT