Orangutan Sumatera Punya Potensi Risiko Tertular Covid-19
MEDANHEADLINES.COM | 22/07/2020 09:50
Orangutan Sumatera Punya Potensi Risiko Tertular Covid-19
Orangutan Borneo (Pongo pygmaeus) di kawasan rehabilitasi di Nyaru Menteng, Kalimantantan Tengah. Foto: Yayasan BOS.

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Orangutan Sumatra memiliki kesamaan DNA hingga 97% dengan manusia. Hal ini membuat species hewan yang masuk dalam daftar merah IUCN dengan status sangat terancam punah ini dikhawatirkan beresiko terpapar COVID-19.

Untuk itu, Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP) yang saat ini merawat orangutan memberikan perhatian khusus dan tidak mau ambil resiko.

Itu sebabnya SOCP melakukan upaya-upaya pencegahan seperti memperketat kebersihan dan menyiapkan lebih banyak perawatan medis dan rehabilitasi untuk memastikan keselamatan orangutan yang dirawat dan semua staff yang berdedikasi merawat orangutan termasuk orangutan liar dari resiko penularan.

Ian Singelton selaku Direktur Sumatran Orangutan Conservation Programme mengungkapkan, upaya pencegahan yang dilakukan tidak lepas dari banyak tantangan termasuk biaya untuk menutupi biaya dan kebutuhan tambahan yang tidak terduga akibat pandemic Covid-19. Untuk itu, sejak 18 Juni lalu, SOCP melakukan kampanye pengumpulan dana.

“Dukungan kampanye crowfunding melalui https://www.justgiving.com/campaign/protectorangutans yang saat ini sedang berjalan akan sangat membantu menutupi biaya tambahan tersebut yang dipergunakan untuk pembelian makanan dan obat obatan untuk orangutan dan alat pelindung diri (APD) untuk para staf yang merawat, termasuk untuk memastikan keselamatan dan keamanan orangutan yang dalam perawatan,” ujar Ian Singleton dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2020).

Selain bantuan melalui kampanye crowfunding tersebut yang akan berlangsung hingga Minggu 19 Juli 2020, SOCP juga sudah menerima beberapa bantuan berupa APD seperti masker dan hazmat serta sarung tangan agar orangutan dan staf di Pusat Karantina dan Rehabilitasi tetap aman dari ancaman Covid-19.

“SOCP sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sejauh ini,” kata Ian.

Upaya SOCP untuk melindungi orangutan Sumatra dari ancaman Covid-19 mendapat perhatian dari aktor yang juga penggiat lingkungan internasional Leonardo Dicaprio. Melalui unggahan social media facebook dan Instagramnya, pada Kamis, 16 July 2020 dini hari Lenardo DiCaprio membagikan kampanye crowdfunding SOCP dan upaya SOCP untuk memastikan orangutan dan semua staff terlindungi di kondisi kritis seperti saat ini.

“We don’t yet know if non-human primates can contract COVID-19, but the Sumatran Orangutan Conservation Programme (@socp.official) isn’t taking any chances. Unfortunately, these necessary precautions are making it harder for the island’s only orangutan reintroduction program to continue crucial conservation work. Click the link in @socp.official’s bio to learn more,” tulis Leonardo yang di tahun 2016 lalu sempat berkunjung ke Pusat Karantina dan Rehabilitasi orangutan Sumatra milik SOCP.

Ian Singleton berharap, dukungan dari masyarakat terhadap upaya melestarikan orangutan Sumatra tidak berhenti di penggalangan dana ini saja.

“Dengan tidak menjadikan orangutan Sumatra sebagai hewan peliharaan sudah sangat mendukung upaya kita bersama menjaga keberlangsungan hidup orangutan Sumatra,” pungkasnya.(red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT