Kader PDIP Sumut Terlibat Keroyok Anggota Brimob di Klub Malam, Djarot: Tak Diberikan Perlindungan Hukum
MEDANHEADLINES.COM | 24/07/2020 15:15
Kader PDIP Sumut Terlibat Keroyok Anggota Brimob di Klub Malam, Djarot: Tak Diberikan Perlindungan Hukum
Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat, mendampingi para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bakal diusung partainya di Provinsi Papua, Maluku Utara, NTB, dan Lampung di Kantor DPP PDIP, Jakarta, 4 Januari 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

MEDANHEADLINES.COM, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa partainya tidak akan memberikan bantuan hukum kepada kadernya yaitu KHS yang terlibat kasus pemukulan dua personel polisi.

Hal itu dilakukan karena KHS yang merupakan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi PDIP itu dinilai telah membuat masalah dan melanggar disiplin partai.

“Kami (PDIP) tidak akan memberikan perlindungan hukum bagi anggota legislatif yang bermasalah dan melanggar disiplin partai apalagi di masa pandemi covid-19 ini,” Kata Djarot Saiful Hidayat, Kamis (23/7/2020).

Djarot menjelaskan, seorang anggota legislatif harusnya dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Bukan malah membuat tindakan tidak terhormat dan tidak terpuji yang mencoreng nama partai

Oleh karenanya, PDIP akan memberikan sanksi tegas kepada yang bersangkutan sesuai peraturan partai. “Semuanya akan melalui mekanisme yang ada di mahkamah partai,” ujarnya.

Djarot juga mengatakan, Akan menindak tegas seluruh kader yang tak tunduk dengan peraturan dan arahan partai tanpa pandang bulu. “Kita juga mendorong aparat kepolisian agar bertindak secara profesional terhadap kasus ini agar tak terjadi di tempat lain,” katanya.

Djarot juga menegaskan bahwa kasus yang menimpa KHS itu tidak ada kaitannya dengan partai. “Jangan kaitkan dengan partai, karena itu tindakan pribadi. Siapa yang berani berbuat dialah yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Diketahui, KHS telah ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (21/7/2020) lalu bersama 9 orang lainnya setelah melakukan pengeroyokan terhadap anggota Brimob Kompi 4 Yon C Bripka Karingga Ginting dan personel Ditlantas Polda Sumut Bripka Mario di sebuah klub malam. (red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT