Keluarga Minta Polda Sumut Usut Kematian Abdi Ginting, Diduga Dianiaya Polisi Deli Serdang
MEDANHEADLINES.COM | 22/09/2020 16:01
Keluarga Minta Polda Sumut Usut Kematian Abdi Ginting, Diduga Dianiaya Polisi Deli Serdang

MEDANHEADLINES.COM, Medan -Kantor Polda Sumatera Utara dipenuhi ratusan pengunjuk rasa yang menuntut keadilan terhadap keluarga mereka yaitu Abdi Sanjaya Ginting di tewas setelah diduga dianiaya oknum polisi, Senin (21/9)

Dalam aksinya ini, Mereka meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin mengusut dan menindak tegas seluruh oknum pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini

“Kami melihat langsung jenazah Abdi yang penuh luka lebam di sekujur tubuhnya. Kuat dugaan kami, Abdi Sanjaya Ginting bukan meninggal karena lemas dan penyakit bawaan, tapi meninggal karena dianiaya oknum polisi dari Polresta Deli Serdang,” kata koordinator aksi, Yopi.

Mereka juga menduga adanya keterlibatan oknum Sat Narkoba Polresta Deliserdang dan oknum polisi dari Sat Tahti Poldasu yang terlibat dalam konspirasi besar jaringan narkoba,Sehingga Abdi harus dibunuh karena keterangan Abdi adalah kunci guna mengungkap jaringan yang lebih besar lagi

“Jadi kami menduga adanya indikasi Polresta Deliserdang sengaja menghilangkan nyawa Abdi Sanjaya Ginting untuk memutus mata rantai pengungkapan kasus narkoba yang lebih besar lagi,” kata Yopi.

Menanggapi Aksi ini, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, Aparat kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait kematian Abdi ini

“Laporan terkait kematian terduga narkoba itu sudah diproses di Propam dan Reskrimum. Saat ini, kita sedang menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit,” ujarnya

Sementara itu, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemmi Mandagi mengatakan, pada prinsipnya saat ini pihaknya sedang menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Medan untuk mengetahui penyebab kematian Abdi Sanjaya Ginting.

“Kita masih menunggu hasil otopsi jenazah korban dari Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Medan untuk mengetahui penyebab kematian Abdi Sanjaya Ginting. Setelah ada hasilnya baru akan kita rilis kasusnya,” kata dia.

Kasus ini bermula saat Abdi ditangkap polisi terkait narkoba, Namun setelah ditangkap, Abdi sempat berupaya melarikan diri sehingga terjatuh.

Usai terjatuh, Abdi terlihat dalam keadaan lemas, sehingga dibawa ke RS Bhayangkara Medan, Namun nyawa Abdi tidak bisa terselamatkan lagi. Sementara itu, Pihak keluarga curiga bahwa Abdi tewas bukan karena penyakitnya namun karena penyiksaan yang ia alami (red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT