Kematian Dua Tahanan Polsek Sunggal, LBH Medan Minta Polda Sumut dan Komnas HAM Usut Tuntas
MEDANHEADLINES.COM | 07/10/2020 15:15
Kematian Dua Tahanan Polsek Sunggal, LBH Medan Minta Polda Sumut dan Komnas HAM Usut Tuntas

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kasus kematian dua tersangka tahanan di Polsek Sunggal yaitu Joko Dedi Kurniawan dan Rudi Efendi dilaporkan ke Propam Polda Sumatera Utara.

“LBH Medan, hari ini membuat laporan dan kode etik di Polda Sumut bersama keluarga korban,” kata Wakil Direktur LBH Medan Irvan Saputra Seperti dilansir dari Antara, Selasa (6/10).

Kedua tersangka itu merupakan dua dari delapan tersangka perampokan modus polisi gadungan yang ditangkap Polsek Sunggal pada Rabu (9/9).

“Kedua tersangka meninggal dunia dalam proses penyidikan tepatnya pada 2 Oktober 2020 dan 26 September 2020,” katanya.

Berdasarkan laporan keluarga korban kepada pihak LBH Medan, kata Irvan, Polsek Sunggal telah melakukan visum terhadap kedua tersangka, namun hasil visum itu tidak diberikan kepada pihak keluarga.

“Sehingga keluarga curiga terhadap pihak Polsek Sunggal. Ditambah lagi kecurigaan pihak korban saat memandikan korban ditemui luka di kepala, dada, kulit tangan terkelupas dan sekujur badan kondisi membiru,” ujarnya.

Atas laporan keluarga korban tersebut, pihak LBH Medan meminta kepada Polda Sumut dan Komnas HAM agar mengusut tuntas kasus tewasnya dua tahanan tersebut.

“Kita juga meminta LPSK untuk memberikan perlindungan hukum terhadap 6 tersangka yang sedang ditahan,” katanya.

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT