Kakek 62 Tahun Aniaya Bocah di Arena Permainan Biliar, Videonya Viral di Media Sosial
MEDANHEADLINES.COM | 27/10/2020 11:20
Kakek 62 Tahun Aniaya Bocah di Arena Permainan Biliar, Videonya Viral di Media Sosial

MEDANHEADLINES.COM, Tebingtinggi – Polisi meringkus SP alias Opung jait (62) karena melakukan penganiayaan terhadap cucunya yang masih berusia 12 tahun diarena permaian bilyard.

Kejadian penganiayaan terhadap seorang bocah dan ibu si bocah inipun sempat viral di media sosial, karena saat kejadian tersebut, ternyata ada warga yang merekamnya dan mengunggah video tersebut ke akun facebook.

Pelaku diamankan oleh pihak Sat Reskrim Mapolres Tebing Tinggi dari kediaman pelaku di Dusun Pekan Sei Birung Kecamatan Bandar Kalipah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada Sabtu pagi (24/10) sekira pukul 11.00 Wib,

Kapolres Tebing Tinggi, AKBP. James P. Hutagaol. SIK mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu malam (21/10) sekira pukul 21.30 Wib di lokasi permaian bilyard milik Monalisa Br Situmorang yang berada di Dusun Pekan Sei Birung Kecamatan Bandar Kalipah Kabupaten Sergai.

Saat itu korban yang berinisial DS (12) warga yang sama datang ke lokasi permainan bilyard, dan tak lama kemudian pelaku SP alias opung Jait juga datang kelokasi tersebut, dan ikut bermain bilyard di meja yang beda namun masih berdekatan dengan meja tempat korban sedang bermain bilyard.

Saat Korban sedang bermain bilyard, bola bilyard tersebut tanpa sengaja keluar dari meja dan mengenai tangan kanan pelaku.

Pelaku kemudian marah dan menanyakan kepada korban kenapa bolanya mengenai tangannya, dan dijawab korban bahwa hal itu karena tidak sengaja.

” Pelaku yang sudah emosi kemudian menangkap korban dan memukul wajahnya berulang kali sehingga membuat korban menangis kesakitan,” Jelasnya.

Tak sampai disitu saja, Tambah kapolres, Pelaku juga membenturkan kepala korban ke meja bilyard dan kembali memukuli wajah korban.

Tak lama kemudian, Jelas Kapolres lagi, ibu kandung korban yang bernisial SRH (48) datang kelokasi dan meminta anaknya agar dilepaskan sekaligus mengancam pelaku akan dilaporkan ke polisi.

” Mendengar perkataan ibu korban, Pelaku semakin emosi lalu mendekati ibu kandung korban dan memukul wajah ibu kandung korban sebanyak tiga kali,” Paparnya

Sempat terjadi tarik menarik antara pelaku dan ibu kandung korban, Hingga datang seorang warga bernama tambunan yang melerai pelaku,

video penganiayaan yang dilakukan kepada korban

Merasa tidak senang akan kejadian tersebut, ibu korbanpun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tebing Tinggi dengan dua Laporan baik laporan penganiayaan terhadap anaknya mauoun ibu korban sendiri, dengan LP/458/X/2020/SU/RES.T.TINGGI/SPKT TT, tetanggal 22 Oktober 2020 dan LP/467/X/2020/SU/RES.T.TINGGI/SPKT.TT, Tertanggal 24 Oktober 2020.

” Dalam kasus ini pelaku dijerat melanggar Pasal 80 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun, dan pasal 351 ayat (1), ayat (4) dari KUHPidana,” Pungkas Kapolres. (red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT