Viral Video Pemilik Kucing di Medan Bongkar Praktek Jagal dan Mutilasi Kucing
MEDANHEADLINES.COM | 29/01/2021 11:04
Viral Video Pemilik Kucing di Medan Bongkar Praktek Jagal dan Mutilasi Kucing
Laki-laki di Singapura diinvestigasi setelah melakukan kekejaman pada seekor kucing peliharaannya. Sumber: Screengrab/Instagram/asiaone.com

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Video berisi tentang pencurian kucing lalu dibunuh dan dimutilasi viral di media sosial. Video aksi jagal terhadap kucing itu dibagikan di Instagram oleh akun @soniarizkikara pada Rabu 27 Januari 2021.

Sonia mengatakan, aksi jagal dan mutilasi kucing ini ia ketahui setelah kucing peliharaannya hilang.

Sonia, yang merupakan warga Medan itu pun mengajak temannya mencari kucing tersebut. Kemudian, dia menerima informasi dari seseorang yang melihat kucingnya dimaksukkan ke goni di kawasan Jalan Tangguk Bongkar 7 Medan, Mandala, Medan Denai.

“Hari ini (kemarin) saya mencari kucing saya yang dua hari yang lalu hilang. Setelah bertanya tanya kesana dan kemari akhirnya ada yang lihat kucing saya dimasukkan ke goni sama orang yang katanya sudah sering ngambilin kucing untuk dibunuh lalu dijual dagingnya dengan per Kg 70.000,” tulisnya di akun.

Akhirnya, Sonia memberanikan diri untuk langsung ke rumah orang yang dimaksud. Awalnya tetangga di sana enggan menunjukkan rumah tersebut, malah memberi alamat yang salah.

“Sampai akhirnya saya bertanya sama anak anak di situ dan mereka menunjukkan rumah yang benar,” lanjutnya.

Setiba di lokasi, Sonia langsung bertemu dengan seorang pria yang diduga menjagal kucing-kucing itu.  Sonia sempat mengalihkan pembicaraa soal kucing, lantaran warga sekitar memperingatkan untuk tidak langsung ke pokok bahasan.

Setelah berdebat panjang dengan pria itu. Teman Sonia, bernama Wulan tiba-tiba melihat ada goni. Alangkah kagetnya mereka ternyata berisi kepala dan isi perut kucing.

“Pas ditanyak jawaban mereka itu anjing, tapi buk wulan izin buka dan setelah membukanya kami melihat banyak kepala kucing bahkan kucing yang sedang hamil juga ada. Dan setelah itu saya lemas enggak bisa sambil nangis, lalu buk Wulan bilang “Nia ini ada kepala Tayo (kucingnya yang hilang)”. Saya pun tak sanggup lagi berdiri dan menangis sejadi jadinya,” sebutnya.

Peristiwa di lokasi semakin runyam, lantaran ada beberapa orang pria mendatangi mereka sambil marah marah karena terganggu dengan kegaduhan di tempat.

"Dia maki maki kami juga ditempat dan sempat hampir adu tangan sama Buk Wulan. Dan dia bilang kalau saya ngomong lagi dia bakal ludahi muka saya,” ungkapnya.

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT