Imunisasi MR untuk Campak dan Rubella, Wali Kota Medan Bidik Setengah Juta Anak
MEDANHEADLINES.COM | 02/08/2018 08:30
Imunisasi MR untuk Campak dan Rubella, Wali Kota Medan Bidik Setengah Juta Anak

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Untuk memutus transmisi penularan virus campak dan rubella, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mencanangkan pemberian vaksin campak Kampanye Imunisasi Measles Rubela (MR)  kepada setengah juta anak di Kota Medan, yang berlangsung 1 - 31 Agustus. 

Imunisasi akan digelar di 2.230 sekolah, kepada pelajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak (TK), pelajar SD/Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan SMP dan yang sederajat.

Wali Kota mengatakan, kampanye imunisasi MR akan berlanjut hingga September. “Bulan Agustus, sasarannya seluruh siswa PAUD, TK, SD dan SMP sederajat, sedangkan September sasarannya anak di posyandu, lapas anak, dan tempat-tempat di mana saja sasaran anak berada,” kata Wali Kota.

BERITA LAINNYA: 

Menurut Wali kota, Kampanye MR merupakan gerakan nasional yang memerlukan dukungan semua pihak lintas sektoral, lintas program. Karenanya, Wali kota menghimbau kepada semua pihak agar dapat berperan aktif dalam mensukseskan Kampanye Imunisasi MR di Kota Medan sehingga tercapai eleminasi campak dan pengendalian Rubella di Kota Medan.

Atas dasar itulah Wali kota minta kepada seluruh camat. Ketua TP PKK Kecamatan, kepala sekolah, guru-guru serta kepala puskesmas sekota Medan untuk mendukung penuh, dengan melakukan sosialisasi, pengerahan sasaran Kampanye Imunisasi MR, serta pelaksanaan optimal di lapangan.

“Di samping itu membantu melakukan sweeping dibantu para kepala lingkungan. Bila perlu lakukan kunjungan rumah ke rumah di wilayahnya untuk menjamin semua anak usia 9 bulan sampai 15 tahun di Kota Medan sudah mendapat Imunisasi MR, baik bagi balita yang sudah terdaftar maupun yang belum terdaftar,” pesannya.

Selanjutnya kepada seluruh mitra seperti organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Pengurus Aisyiah dan Lions Club Indonesia, Wali kota juga minta dukungannya agar mensosialisasikan pentingnya Imunisasi MR kepada masyarakat. Termasuk, terlibat aktif dalam pelayanan Imunisasi MR berkoordinasi dengan puskesmas di wilayah tempat tinggal masing-masing.

“Marilah sukseskan Kampanye Imunisasi MR di Kota Medan agar penyakit campak dan rubella hilang dari Kota Medan maupun Indonesia dan dunia,” harapnya.

Sebelumnya Kadis Kesehatan Kota Medan Usma Polita dalam laporannya menjelaskan, sasaran Imunisasi MR adalah seluruh anak usia 9 bulan sampai di bawah 15 tahun. Untuk Agustus 2018, pemberian imunisasi untuk anak-anak di luar usia sekolah akan dilaksanakan di 1,376 pos di seluruh Kota Medan, termasuk posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas, puskesmas pembantu, rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.

“Jumlah anak yang akan menjadi sasaran Imunisasi MR di Kota Medan sekitar 585.641 orang. Semoga Kampanye Imunisasi MR di Kota Medan dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan sesuai target yang ditetapkan yakni > 95% dapat terwujud di Kota Medan,” ungkap Usma.(rls)


BERITA TERKAIT