Bagaimana Kabar Kasus Dokter yang Menancapkan 56 Suntikan ke Bidan di Tanjungpinang?
HARIANKEPRI.COM | 25/03/2019 06:40
Bagaimana Kabar Kasus Dokter yang Menancapkan 56 Suntikan ke Bidan di Tanjungpinang?
Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali-f/masrun-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Yusrizal Saputra, dokter spesialis kandungan RSUP Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang sudah menjadi tersangka kasus dugaan penganiayaan kepada bidan W, hingga kini berkasnya belum dilimpahkan ke Kejari Tanjungpinang.

Yusrizal ditetapkan sebagai tersangka oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tanjungpinang, setelah korban W melaporkan tindakan sadis pelaku pada Sabtu (13/10/2018) lalu.

BACA JUGA: Tanjungpinang Kota Layak Anak, Pemko Beri Ruang untuk Berekspresi

Diketahui, saat itu bidan W mengalami shock berat serta lemas akibat 56 kali suntikan di tubuhnya, terutama bagian kedua tangan maupun kaki.

Tersangka menyuntikan vitamin C terhadap korban, melalui jarum infus bernama abocath untuk mencari pembuluh darah vena.

Sebelumnya, Sat Reskrim setempat melakukan seluruh rangkaian tahapan mulai penyelidikan, penyidikan, penetapan tersangka, tahap satu dan tahap dua.

Meliputi gelar perkara, rekonstruksi dugaan penganiayaan di rumah tersangka YS di Perumahan Pinang Mas Residence Blok A1 nomor 20, Batu 8 Atas, Tanjungpinang pada Rabu (7/11/2018). Hingga hasil visum, dan keterangan ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tanjungpinang maupun IDI Pusat.

BACA JUGA: Warning KPK, Wagub dan 36 Anggota DPRD Belum Lapor Harta

Dikonfirmasi, Rabu (20/3/2019) sore, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali menegaskan, berkas tersangka dr Yusrizal telah dinyatakan P21 atau pemberitahuan hasil penyidikan telah selesai. “Perkara dokter sudah tahap dua dalam waktu dekat kita limpahkan ke JPU,” ucapnya.

Menurut Efendri, penanganan kasus ini tidak ada kendala selama ini. “Walaupun, kasus ini sudah lima bulan lebih dalam proses penyidikan di kepolisian,” imbuhnya. (rul)

HARIANKEPRI.COM


BERITA TERKAIT