Jadi Tempat Karantina WNI dari Wuhan, Ribuan Warga Eksodus Tinggalkan Natuna
HARIANKEPRI.COM | 03/02/2020 10:00
Jadi Tempat Karantina WNI dari Wuhan, Ribuan Warga Eksodus Tinggalkan Natuna
Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Ahad, 2 Februari 2020. Ratusan WNI dari Wuhan, Cina tersebut selanjutnya dipindahkan ke Natuna. ANTARA /Kementerian Luar Negeri RI

NATUNA (HAKA) – Satu hari setelah kedatangan WNI dari Wuhan di Bandar Udara Raden Sadjad Ranai Natuna. Masyarakat berbondong-bondong tinggalkan Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna menggunakan KM Bukit Raya.

Berdasarkan foto yang diterima oleh hariankepri.com, Senin, (3/2/2020) menunjukkan, kondisi masyarakat di pelabuhan Midai terlihat memadati pelabuhan untuk naik ke atas kapal KM Bukit Raya.

BACA: Tak Sampai Sebulan, Sudah 8 Warga Pinang Dibekuk Karena Miliki Sabu

Salah satu warga Ranai, Sari yang naik dari Pelabuhan Selat Lampa mengatakan, kondisi KM Bukit Raya sesak penuh penumpang.

Ia menyampaikan, kebanyakan warga saat ditanya menjawab, bahwa mereka mau mengungsi ke luar dari Ranai, ke tempat sanak saudara lainnya di pulau berbeda.

“Ya bang, penuh sekali, hampir saja kami juga tidak mendapatkan tempat,” ujarnya saat dihubungi hariankepri.com melalui telepon, Senin (3/2/2020).

Terpisah, salah satu agen tiket di Ranai, Wili Nasution membenarkan, bahwa ada lonjakan pembelian tiket kapal.

“Di tempat saya hampir 500 tiket terjual, tepatnya 448 tiket. Belum lagi di agen yang lain. Karena ada satu lagi agen Pelni di Sedanau,” sebutnya.

BACA: Polda Kirim Pasukan ke Natuna untuk Pengamanan Massa

Wili memperkirakan, hampir 1.000 orang orang penumpang yang naik dari Pelabuhan Selat Lampa.

“Kapal Berangkat dari Selat Lampa pukul 03.00 dini hari tadi menuju Midai-Serasan hingga Pontianak, Kalbar,” jelasnya. (dan)

HARIANKEPRI.COM


BERITA TERKAIT