Nilai Investasi Rp 1,2 Triliun, Pembangunan Bintan International Circuit Dimulai
HARIANKEPRI.COM | 17/03/2022 15:35
Nilai Investasi Rp 1,2 Triliun, Pembangunan Bintan International Circuit Dimulai

BINTAN (HAKA) – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama CEO Gallant Venture Pte Ltd, Eugene Cho Park, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), sekaligus groundbreaking pembangunan Bintan International Circuit, di Suria Ballroom Hotel Nirwana, Lagoi, Kabupaten Bintan, Kamis (17/3/2022).

Penandatanganan MoU itu disaksikan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Executive Director, Gallant Venture, Frans Gunara serta Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan dan pimpinan FKPD Kepri.

Ketua MPR, Bambang Soesatyo, pada kesempatan tersebut mengapresiasi Gallant Venture, yang mau bekerjasama dengan IMI untuk melakukan pembangunan sirkuit.

“Mudah-mudahan, F1 yang selama ini digelar di Singapura, kalau dipindah ke Bintan tentu akan lebih efisien, murah, dan penggemarnya juga akan lebih banyak nanti,” sebutnya.

Ketua IMI Pusat ini melanjutkan, pembangunan sirkuit international ini ditargetkan akan rampung dikerjakan dalam waktu 1,5 – 2 tahun.

“Pembangunan sirkuit ini sepenuhnya menggunakan dana swasta tanpa APBN maupun APBD, dengan nilai investasi sekitar Rp 1,2 triliun,” jelasnya.

Gubernur Ansar Ahmad menambahkan, dengan berhasilnya Sirkuit Mandalika, dan akan dimulainya pembangunan sirkuit international tersebut, Pemprov Kepri pun secara resmi menyematkan gelar kepada Presiden Joko Widodo sebagai Bapak Otomotif Indonesia.

“Secara resmi kami menabalkan gelar dari Kepri kepada bapak Presiden Joko Widodo sebagai Bapak Otomotif Indonesia. Karena rencana pembangunan ini tentunya karena dukungan dari beliau,” tegasnya.

Ansar dalam kesempatan itu, merasa yakin dengan adanya pembangunan sirkuit akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan dunia pariwisata dan perekonomian di Kepri.

“Oleh karena itu kami sangat mendukung dan kami akan mendorong urusan perizinan untuk pembangunan sirkuit ini dengan cepat dan mudah,” tegasnya.

GM PT BRC, Abdul Wahab, dalam kesempatan itu menjelaskan, PT BRC selaku anak perusahaan Gallant Venture, sudah menyiapkan tiga lokasi yang nantinya akan dijadikan sebagai lokasi pembangun Bintan International Circuit.

“Lokasi pertama di Area Lagoi Bay. Di sana sudah lengkap dengan fasilitas termasuk hotel. Ada 100 hektar lahan yang sudah disiapkan di Lagoi Bay, ” katanya.

Lokasi selanjutnya, yakni di kawasan Kepri Bay, yang letaknya berdekatan dengan Senggiling.

“Di lokasi ini sedikit berbukit, dan juga bisa melihat pantai,” jelasnya.

Kemudian lokasi terakhir, yakni, berada di kawasan Berakit yang letaknya bersebelahan dengan Pantai Trikora.

Wahab melanjutkan, setelah penandatanganan MoU dan groundbreaking, maka akan langsung dilanjutkan dengan proses Feasibility Study atau studi kelayakan oleh Tim Konsultan Populous.

“Target kita dalam waktu dua tahun pembangunannya selesai,” ujarnya.

Andrew dari Tim Konsultan Populous, menuturkan, Bintan International Circuit akan dikonsep menjadi sirkuit yang terindah di Indonesia. Sirkuit ini nantinya, kata dia, juga akan menjadi satu-satunya sirkuit di dunia yang melintasi di atas kanal.

“Sehingga nantinya para penonton bisa menyaksikan balap dari atas kapal pesiar,” tuturnya.

The post Nilai Investasi Rp 1,2 Triliun, Pembangunan Bintan International Circuit Dimulai first appeared on Harian Kepri.


BERITA TERKAIT