Rp268 Juta Tagihan DPRD Kepri yang Pelesir di Lagoi Ternyata Belum Dibayar
HARIANKEPRI.COM | 23/06/2022 11:56
Rp268 Juta Tagihan DPRD Kepri yang Pelesir di Lagoi Ternyata Belum Dibayar

BINTAN (HAKA) – Liburan semalam yang digelar pegawai Sekretariat DPRD Kepri, pada Desember 2021 silam, ternyata belum dibayar.

“Iya benar, tagihannya segitu (Rp 268 juta, red), dan sampai sekarang belum dibayar,” ungkap Bagian Keuangan Anmon Resort, Elli, saat diwawancara hariankepri.com, Rabu (23/6/2022) di Lobi Resort Anmon Lagoi.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya sudah beberapa kali menagih pembayaran. Namun, alasan dari pihak Sekretariat DPRD Kepri, bahwa bendaharanya sudah berganti.

“Kami memang belum ke sana secara langsung, hanya via telepon saja. Jawaban dari mereka seperti itu,” ungkapnya.

Disinggung apakah ada upaya yang lebih tegas untuk menagih utang tersebut, Elli menjawab, hal ini sedang mereka pertimbangkan, bersama jajaran manajemen.

“Tentu ada langkah-langkah yang kami ambil, agar itu dibayar,” ucapnya.

Ketika itu, sambung Elli, pihak resort tidak pernah memikirkan, apakah ini bisa dibayar atau tidak. Sebab, penilaian mereka Sekretariat DPRD Kepri adalah lembaga besar, milik pemerintah daerah

“Kami pikir, tak mungkinlah sampai tak bayar. Apalagi saat itu, kita juga masih low season karena pandemi covid, jadi kami tak masalah,” ucapnya.

Memang pengakuan Elli, ada sedikit yang telah dibayarkan, itu pun deposit mereka saat masuk menginap dulu. Namun ia sendiri tidak ingat persis, berapa kamar yang di-booking.

“Cuma semalam, tapi cukup ramai. Ada anak-anak dan dewasa,” sebutnya.

Ia pun berharap, agar Sekretariat DPRD Kepri, dapat segera membayar tagihan tersebut. Sebab, kurun waktunya sudah cukup panjang.

“Saya kira yang datang ini mau rencana bayar, sudah senang juga. Rupanya bukan,” seloroh Elli mengkhiri wawancara.

Sebelumnya, Kepala Bagian Keuangan DPRD Kepri Jhon A Barus, ketika dikonfirmasi terkait informasi tersebut, mengatakan, bahwa pembayaran biaya liburan di Hotel Anmon tersebut sama sekali tidak menggunakan dana APBD.

“(Saya) pastikan tadi ke teman kantor datanya terkait pembayaran Rp 268 juta ke Anmon. Pembayaran sebesar itu atas kegiatan yang dimaksud tidak ada yang bersumber APBD,” katanya, kepada hariankepri.com, Sabtu (18/6/2022) malam.

Jhon juga mengklarifikasi jika liburan yang dilakukan pada akhir tahun tersebut, bukan pegawai dan keluarga di bidang yang saat ini ia pimpin.

“Bukan pegawai dan keluarga bagian keuangan. Melainkan beberapa pegawai yang bekerja di Sekretariat DPRD dan keluarga,” pungkasnya.

 

 

Harian Kepri.


BERITA TERKAIT