Polisi Bantah Ada Pengeroyokan TKA Cina di PLTU Karangkandri
SATELITPOST.COM | 13/02/2019 16:00
Polisi Bantah Ada Pengeroyokan TKA Cina di PLTU Karangkandri
SUASANA di Dusun Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan Cilacap, Selasa (11/9).SATELITPOST/ ANDRIAN

CILACAP, SATELITPOST-Kepolisian Resor Cilacap mengatakan video yang beredar di media sosial Facebook terkait dengan pemukulan antara Tenaga Kerja Asing (TKA) China dan warga pribumi di PLTU Karang Kandri adalah berita tidak benar. Hal ini dilakukan setelah adanya pengecekan ke lokasi oleh petugas.  

“Kita sudah melakukan pengecekan ke lokasi, Sabtu kemarin setelah ada informasi beredar, dan ternyata tidak ada peristiwa itu,” kata Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasatreskrim AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar, Minggu (10/2) ketika dihubungi. 

Kasatreskrim mengatakan, jika setelah dilakukan pengecekan tidak ada perselisihan antara para TKA China dengan pekerja dari Indonesia. Menurutnya, di lokasi keadian, normal-normal saja. “Di sana aman-aman saja, keadaannya normal,” ujarnya.  

Terkait dengan lokasi peristiwa terjadi di daerah mana, Kasat Reskrim belum mengetahui dengan pasti. Karena harus dilakukan penyelidikan terlebih dahulu.

“Belum tahu, harus dicek terlebih dahulu,” katanya.

Pada Sabtu kemarin beredar tiga video dengan media pendek-pendek di media sosial Facebook. Dari pengunggah video tersebut memberikan keterangan jika kejadian berawal dari pemukulan yang dilakukan TKA China ke warga pribumi. TKA China dikeroyok pribumi di PLTU Karangkandri.  

Dalam tiga video yang tidak terlalu jelas gambarnya tersebut ada puluhan bahkan ratusan pekerja mengenakan pakaian safety. Di video pertama, ada satu orang yang memukul lainnya menggunakan topi proyek, kemudian orang tersebut dikerubuti oleh pekerja lainnya. Sama halnya dengan video kedua. Sedangkan video ketiga hanya terlihat kerumuman pekerja mengenakan proyek yang mengenakan rompi orange. (ale)

SATELITPOST.COM


BERITA TERKAIT