Disdukcapil Cilacap Keluarkan KTP bagi 23 WNA, Warnanya Merah Muda
SATELITPOST.COM | 05/03/2019 15:08
Disdukcapil Cilacap Keluarkan KTP bagi 23 WNA, Warnanya Merah Muda
KABID Disdukcapil Cilacap Edi Wibowo memperlihatkan STTP dan KTP WNA, Senin (4/3) SATELITPOST/RENY TANIA

CILACAP, SATELITPOST-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cilacap sudah mengeluarkan sebanyak 23 Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada warga negara asing (WNA). Akan tetapi KTP yang dikeluarkan belum tercetak seperti KTP elektronik.  

Kepala Disdukcapil Kabupaten Cilacap Dikdik Nugraha mengatakan jika KTP bagi WNA yang dikeluarkan berbeda dengan KTP warga negara Indonesia. “KTP-nya warnanya jambon (pink, red), berbeda dengan KTP elektronik, kecuali kalau sudah jadi WNI akan sama,” ujarnya.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Kagum dengan Tradisi Bobok Bumbung Desa Pesanggrahan

Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Edi Wibowo mengatakan jika untuk KTP yang bagi WNA hampir sama dengan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT). Hanya dibedakan pada masa berlaku, dan juga warnanya. Jika KTP WNA berwarna semu pink dan masa berlaku lima tahun, sedangkan STTP berwarna hijau dengan masa berlaku satu tahun.

SKTTP ini juga sebagai satu syarat sebagai izin tinggal atau KITAP. Mereka yang mengurus SKTT atau KTP ini sudah tinggal lama di Indonesia. Mereka yang memiliki KTP ini berasal dari beberapa negara, di antaranya Cina, Korea, India, Amerika, Australia, Kanada, Singapura, New Zeland, Malaysia, dan Thailand.  

“Biasanya mereka memiliki istri WNI atau anaknya. Mereka sering melakukan perpanjangan SKTT, jadi membuat KTP yang jangka waktunya lima tahun,” ujarnya, kemarin.

BACA JUGA: Menang Poin, Sahrul Alwi Melaju ke Tingkat Provinsi

Meskipun demikian, KTP yang tercetak hanya berbentuk kertas dengan ukuran mirip KTP, tidak seperti KTP elektronik yang dicetak dari material tertentu. Selain itu sesuai dengan aturan ada perbedaan di antaranya penulisan kolom agama, status perkawinan dan pekerjaan ditulis berbahasa Inggris, serta memiliki masa berlaku.  

Meskipun memiliki KTP, WNA yang tinggal di Indonesia ini tidak memiliki hak pilih. Serta dipastikan mereka tidak terdaftar menjadi pemilih. (ale)

SATELITPOST.COM

 


BERITA TERKAIT