Jumlah Dana Desa di Blora Tak Lagi Mencukupi untuk BLT Covid-19 Tahap III
SUARABANYUURIP.COM | 28/10/2020 10:30
Jumlah Dana Desa di Blora Tak Lagi Mencukupi untuk BLT Covid-19 Tahap III
Bantuan Langsung Tunai. TEMPO/Tony Hartawan

SuaraBanyuurip.com, Blora - Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD tahap VII sampai dengan tahap IX bakal sulit direalisasikan karena anggaran DD tidak mencukupi. Sisa anggaran DD tahap III tinggal 20%.

Menurut Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi kondisi kemiskinan antara desa satu dengan yang lainnya tidak sama. Sehingga ada sebagian wilayah yang DD-nya tidak bisa memenuhi kuota BLT. 

"Jika BLT dari DD tetap disalurkan, maka berpotensi terjadi gejolak. Misalnya desa di Cepu tidak disalurkan, tapi di desa lain disalurkan. Otomatiskan ada kecemburuan dan bisa menimbulkan gejolak," ujar Luluk kepada suarabanyuurip.com, Senin (26/10/2020). 

Anggaran DD maksimal hanya 30%, menurut dia, sangat sulit digunakan untuk penyaluran BLT.

"Saran kami, dana desa tahap 3 ini jangan digunakan untuk BLT. Bukan hanya di Cepu. Tapi semua yang ada di Kabupaten Blora," kata dia.

Sementara, dana yang ada akan dikembalikan pada pos kegiatan yang sebelumnya sudah direncanakan. 

"Untuk kegiatan pemberdayaan maupun lainnya," ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Hariyanto, penyaluran BLT dari DD tahap III ini masih dipertimbangkan karena hanya tersisa 20%.

"Hari ini kami melakukan rapat dengan kementerian. Termasuk membicarakan penyaluran BLT tahap selanjutnya yang bersumber dari DD," sambungnya. 

Yang jelas, lanjut dia, semua desa sudah melakukan pencairan dana desa tahap III. Sebelumnya pencairan DD tahap I dan II masing-masing 40%.

"Semua sudah cair," ujarnya.

SUARABANYUURIP.COM


BERITA TERKAIT