Seberangi Sungai Bengawan Solo dengan Pelepah Pisang, Warga Bojonegoro Hilang Tenggelam
SUARABANYUURIP.COM | 28/10/2020 10:40
Seberangi Sungai Bengawan Solo dengan Pelepah Pisang, Warga Bojonegoro Hilang Tenggelam
BELUM DITEMUKAN : Petugas BPBD bersama TNI, Polri dan warga masih mencari korban yang dikabarkan tenggelam di Bengawan Solo.

SuaraBanyuurip.com, Bojonegoro - Warga yang dilaporkan tenggelam di sungai Bengawan Solo, di Desa Ledok Kulon, Kecamatan Kota Bojonegoro, hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian yang sudah dilakukan sejak Senin (26/10/2020).

Pencarian pada hari kedua Selasa (27/10/2020) diperluas hingga Jembatan Kali Khetek. Pihak BPBD Bojonegoro juga sudah menyebarkan informasi untuk mengetahui identitas korban. Namun hingga kini belum menemui titik terang.

"Pencarian hari pertama sampai Taman Bengawan Solo (TBS), selanjutnya untuk pencarian hari kedua hingga Jembatan Kali Khetek," kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Bojonegoro Yudi Hendro, Selasa (27/10/2020).

Dia mengatakan, pencarian korban terdiri dari Tim SAR gabungan, BPBD, TNI, POLRI, DAMKAR dan dinkes. Pencarian dimulai pukul 07.00 WIB hingga Pukul 17.00 WIB. Dengan SOP dan juga keselamatan anggota SAR.

Sementara itu, Sukirno Kepala Bidang Pemadaman menjelaskan, kronologi kejadian korban tenggelam berawal Senin 26 Oktober lalu, sekitar pukul 08.30 WIB. Ketika korban berenang menggunakan pelepah pisang menuju ketengah Sungai Bengawan Solo. Sehingga, saat kejadian itu ada seorang saksi melihat langsung tenggelam.

Pencarian hari kedua, lanjut dia, upaya yang dilakukan Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan menggunakan empat perahu dengan 20 personil.

"Namun, perkembangan pencarian, hingga hari kedua korban belum ditemukan sehingga akan dilanjutkan besok pagi," katanya. (jk)

SUARABANYUURIP.COM


BERITA TERKAIT