Hujan Deras, 4 Titik Tanggul di Kecamatan Temayang Jebol
SUARABANYUURIP.COM | 15/03/2021 12:58
Hujan Deras, 4 Titik Tanggul di Kecamatan Temayang Jebol
Hujan Deras, 4 Titik Tanggul di Kecamatan Temayang Jebol

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Hujan deras terjadi di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyebabkan empat titik tanggul jebol. Akibatnya, 120 kepala keluarga (KK) dan Jalan Provinsi Bojonegoro - Ngajuk terendam banjir.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Eko Susanto mengatakan, hujan deras menyebabkan empat titik tanggul di RT 12 dan RT 15 Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber jebol. Yakni, tanggul jebol di empat titik itu dengan panjang dan lebar bervariasi.

"Terparah berada RT 15 di titik empat dengan panjang 50 meter dan lebar 4 meter," katanya, Senin (15/3/2021).

Dia menjelaskan, untuk titik pertama panjang 12 meter dan lebar 4 meter, titik kedua panjang 7 meter, lebar 4 meter, titik ketiga panjang 5 meter dan lebar 4 meter. Tiga titik tanggul yang jebol itu berada di RT 12. Sedangkan, kerugian akibat banjir itu belum diketahui pasti.

Eko mengatakan, peristiwa tersebut mulai pukul 18.00 WIB hujan deras terjadi di wilayah selatan Bojonegoro. Sehingga, menyebabkan Sungai Soko yang melewati Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang tidak mampu menampung air hujan.

"Hujan terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Dan 120 kepala keluarga (KK) terendam banjir," katanya.

Dia mengatakan, saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi sungai mulai penuh dan mengalir deras. Pada pukul 19.20 WIB, kata dia, curah hujan mulai reda. Namun, air yang mengalir di Sungai Pacal mulai meluap menggenangi pekarangan warga dengan ketinggian 30 sentimeter (cm).

Sedangkan, pada pukul 19.30 WIB luapan air semakin tinggi dan Jalan Provinsi Bojonegoro-Nganjuk di Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber sepanjang 600 meter tergenang banjir setinggi 60 cm. Sehingga, kendaraan sempat tidak bisa melalui Jalan Provinsi tersebut.

"Air mulai berangsur angsur surut pukul 20.20 WIB dan arus lalu lintas kembali normal," ungkapnya.(jk)


BERITA TERKAIT