Disdik Bojonegoro Siapkan PTM Terbatas Mulai 1 September
SUARABANYUURIP.COM | 28/08/2021 20:11
Disdik Bojonegoro Siapkan PTM Terbatas Mulai 1 September
Disdik Bojonegoro Siapkan PTM Terbatas Mulai 1 September

SuaraBanyuurip.com - Bojonegoro - Memasuki pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3,  Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, siap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas awal September mendatang.

"Pelaksanaan PTM di Bojonegoro akan dilaksanakan secara terbatas. PTM mengacu surat dari Menteri Dalam Negeri bahwa Kabupaten Bojonegoro masuk dalam level 3 atau zona kuning," kata Lasiran Sekretaris Dinas Pendidikan Bojonegoro.

Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, ia melanjutkan, hingga kini sedang mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang PTM terbatas. Di antaranya pemenuhan daftar periksa atau sarana dan prasarana untuk menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. 

"Serta sistem pembelajaran PTM terbatas ini nantinya akan dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh maksimal 3 jam dengan 2 mata pelajaran," kata mantan Kepala SMP Negeri 6 Bojonegoro ini.

Dia menjelaskan, juga mempersiapkan protokol kesehatan di dalam kelas saat PTM terbatas. Pihak sekolah sendiri diimbau untuk tidak melakukan beragam kegiatan outdoor berupa ekstrakurikuler maupun olahraga yang akan menyebabkan kerumunan.

"Kapasitas PTM di dalam kelas kurang lebih 30 hingga 50 persen. Sebelum mengikuti PTM terbatas para siswa harus mengantongi izin dari orang tua terlebih dahulu," katanya.

Sebab, kesediaan orang tua atau wali murid tentunya bisa menjadi sebuah pilihan untuk melaksanakan PTM terbatas atau pembelajaran jarak jauh (PJJ), tanpa adanya paksaan.

"Tempat duduk juga diberikan jarak 1,5 meter dan harus menerapkan etika 5 M pada pencegahan Covid-19. Dan kantin di sekolah tidak diperbolehkan beroperasi selama PTM terbatas," jelasnya.

Dia menambahkan, proses PTM akan digelar awal September mendatang. Disdik Bojonegoro telah melakukan persiapan, mulai dari pengecekan sekolah, kebersihan lingkungan hingga sepanduk wajib masker.(jk)


BERITA TERKAIT