Pemkab Blora Gandeng Mabes Polri Seleksi Pejabat Eselon II
SUARABANYUURIP.COM | 01/09/2021 08:47
Pemkab Blora Gandeng Mabes Polri Seleksi Pejabat Eselon II
Pemkab Blora Gandeng Mabes Polri Seleksi Pejabat Eselon II

SuaraBanyuurip.com - Blora - Pemerintah Kabupaten Blora, mulai mengadakan penilaian kinerja dan uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, mulai Selasa (31/8/2021). Penilaian ini melibatkan Mabes Polri untuk memetakan dan menguji kemampuan peserta di jabatan yang sekarang dijalankan.

Pelibatan korps Bhayangkara dalam seleksi ini sebagai tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Blora dengan Mabes Polri beberapa waktu lalu. 

Pembukaan asesmen dilaksanakan dengan blended sistem. Bupati Blora H. Arief Rohman, bersama Kepala Biro Pembinaan Karier Staf SDM Polri, Brigjen Pol Bariza Sulfi mengikuti acara dari Mabes Polri Jakarta secara daring. 

Sementara Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi, dan Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama dan para peserta mengikuti pembukaan di Aula BKD Blora.

Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol Bariza Sulfi, menyampaikan tujuan diadakannya penilaian kompetensi ini adalah untuk memetakan dan menguji kemampuan peserta di jabatan yang sekarang dijalankan.

“Kegiatan ini untuk mapping dan menguji serta mengetahui seberapa jauh kompetensi para peserta di jabatan sekarang. Langkah ini semata - mata untuk kemajuan Kabupaten Blora,” ungkapnya.

Bariza Sulfi berharap kepada para peserta untuk dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh bersama tim yang telah diterjunkan Mabes Polri ke Blora. Ia juga berpesan agar peserta tidak berprasangka buruk terhadap Bupati Blora yang sudah melibatkan Mabes Polri dalam kegiatan ini, karena tujuannya untuk meningkatkan kemampuan dan kemajuan di Kabupaten Blora.

"Harapan kami, pola pikir bapak dan ibu peserta sama dengan  bapak Bupati sehingga masyarakat Blora dapat merasakan kerja keras bapak dan ibu. Dan pesan kami jadilah diri sendiri. Semoga niat baik bapak Bupati, Blora lebih maju," paparnya.

Dirinya juga berpesan kepada para assesor, untuk melaksanakan asesmen dengan sebaik-baiknya dan menjaga kepercayaan ini dengan mengedepankan profesionalitas.

Sebagai informasi asesmen center Polri sudah mulai semenjak 2012 mengadakan kerjasama dengan pemerintah provinsi/kabupaten/kota dalam menseleksi pemimpin-pemimpin di daerah. Sementara asesor untuk penilaian kompetensi pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemkab Blora berasal dari Polda Jateng dan Mabes Polri.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman, menyampaikan apresiasi, penghargaan dan terimakasih kepada jajaran Asesmen Center Mabes Polri yang mendukung asesmen para pejabat di lingkup Pemkab Blora.

Bupati menegaskan melalui kegiatan ini Pemkab Blora ingin mendapatkan pejabat yang sesuai dengan kompetensinya.

“Kita ingin mendapatkan pemimpin di tingkat Dinas Blora yang profesional, sesuai kemampuan dan kompetensinya. Tidak berdasarkan like and dislike. Sebagaimana diketahui ada beberapa pejabat yang sudah lebih dari lima tahun di jabatan yang sama, dan membutuhkan suasana baru silakan nanti disampaikan ke para asesor. Sesuai dengan yang disampaikan oleh Karobinkar jadilah diri sendiri,” ungkap Arief Rohman.

Menurutnya, pemetaan jabatan ini merupakan salah satu pekerjaan rumah (PR) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“PR kita banyak. Salah satunya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui asesmen ini.  Kedepan asesmen ini juga berlaku untuk eselon 3 dan 4. Bapak/ibu ini merupakan orang-orang terpilih. Jabatan ini nanti dipertanggungjawabkan di akhirat karena sebaik-baiknya pemimpin adalah yang mampu melayani dan bermanfaat bagi masyarakat. Selamat mengikuti asesmen,” pungkasnya.

Setelah acara pembukaan penilaian kompetensi selesai, selanjutnya para peserta dibagi menjadi dua bagian untuk mengikuti wawancara dan CAT test.

Penilaian kompetensi diikuti oleh 18 peserta yaitu Samgautama Karnajaya (Kepala DPUPR), Reni Miharti (Kepala Dinas Pertanian), Sugiyono (Kepala Dinkominfo), Purwanto (Kepala DPMPTSP), Henny Indriyanti (Asisten Administrasi Umum), Kunto Aji (Inspektur Daerah), Winoto (Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik).

Kemudian Slamet Pamudji (Kepala Dinporabudpar), Gundala Wijasena (Kepala Disnakikan), Suryanto (Asisten Ekonomi dan Pembangunan), Hendi Purnomo (Kepala Disdik), Pratikto Nugroho (Kepala Dinrumkimhub), Sarmidi (Kepala Dindagkop UKM), Achmad Nurhidayat (Kepala Dindalduk KB), Aunur Rofiq (Kepala DPK), Djoko Sulistiyono (Kepala Satpol PP), Indah Purwaningsih (Kepala Dinsos P3A), dan terakhir Hariyanto (Kepala Dinas PMD).(ams)

 


BERITA TERKAIT