Tak Dapat DBH Migas Blok Cepu, Pemkab Blora Berharap dari Lapangan ADK
SUARABANYUURIP.COM | 10/09/2021 14:21
Tak Dapat DBH Migas Blok Cepu, Pemkab Blora Berharap dari Lapangan ADK
Tak Dapat DBH Migas Blok Cepu, Pemkab Blora Berharap dari Lapangan ADK

SuaraBanyuurip.com - Blora - Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berharap eksploitasi Lapangan Alasa Dara Kemuning (ADK) di wilayahnya bisa berkontribusi dalam peningkatkan dana bagi hasil (DBH) Migas. Sebab DBH migas Blok Cepu sampai saat ini tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah, meskipun Blora masuk dalam wilayah kerja pertambangan (WKP).

“DBH Migas dari Blok Cepu kita sangat minim, dan terus kita upayakan agar ada revisi kebijakan. Di sisi lain, maka kita optimalkan keberadaan lapangan migas lainnya di Kabupaten Blora agar bisa dieksplorasi salah satunya lapangan Alas Dara Kemuning ini. Semoga berhasil dan meningkatkan DBH Migas Blora yang bisa kita manfaatkan untuk pembangunan daerah,” ujar Bupati Blora Rohman saat menerima rombongan kerja SKK Migas bersama pimpinan PT. Pertamina EP Cepu (PEPC) ADK Rabu (8/9/2021) lalu di pendapa rumah dinas.

Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik rencana SKK Migas dan Pertamina EP Cepu ADK melakukan ekspoitasi migas di Lapangan ADK yang berada di Kecamatan Jiken. Bupati juga berharap kegiatan eksploitasi migas ini bisa mendukung pembangunan infrastruktur Blora.

“Semoga kegiatannya berjalan lancar. Kami berpesan agar pelaksana project bisa memaksimalkan konten lokal untuk mendukung kelancaran pembangunan fasilitas produksinya. Tolong warga sekitar dilibatkan agar bisa menyerap tenaga kerja lokal, minimal untuk sektor unskillnya,” harap Bupati.

Kunjungan perwakilan SKK Migas dan rombongan Pertamina ADK ini untuk mensosialisasikan Pembangunan Fasilitas Produksi dan Workover 2021 pada sumur NGU-1X Alas Dara Kemuning.

Rombongan yang terdiri dari Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Direktur PEPC ADK, jajaran Management PEPC ADK, Management Regional 4 serta Management Zona 11 Subholding Upstream Pertamina ini diterima sesuai protokol kesehatan.

“Dukungan dari pemerintah kabupaten menjadi faktor pendukung lancarnya operasi migas. Kami mohon didukung untuk melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi di Jiken yang akan dilakukan PEPC ADK,” kata Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Indra Zulkarnain.

Dalam kesempatan itu dilakukan paparan oleh Direktur PEPC ADK mengenai rencana pembangunan fasilitas produksi di area sumur NGU-1X di wilayah Jiken yang berada diantara Desa Nglobo, Jiken dan Genjahan. Serta paparan tentang rencana pembukaan sumur eksplorasi tahun 2017 yang akan dijadikan sumur produksi.

“Kami telah melakukan persiapan kegiatan pembangunan fasilitas produksi dan pembukaan sumur (workover) ini. Selain itu, dikarenakan kegiatan ini dilaksanakan ditengah pandemi, maka kami juga menerapkan protocol Covid-19 secara ketat agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan aman,” sambung Deddy Syam, Direktur PEPC ADK.

Pihaknya berharap kegiatan ini bisa menghasilkan gas alam yang nantinya bisa menunjang produksi migas nasional dan tentunya membawa manfaat ekonomi bagi Kabupaten Blora sebagai daerah penghasil.

“Targetnya akhir 2021 nanti sudah bisa berproduksi. Sebenarnya ini project lama sejak 2017, namun karena berbagai hal ditambah adanya pandemic sehingga pelaksanaannya tertunda,” tambah Deddy Syam.(suko)

 


BERITA TERKAIT