Lestarikan Adat Istiadat, Warga Sukowati Jawa Timur Gelar Sedekah Bumi
SUARABANYUURIP.COM | 12/09/2021 08:44
Lestarikan Adat Istiadat, Warga Sukowati Jawa Timur Gelar Sedekah Bumi
Lestarikan Adat Istiadat, Warga Sukowati Gelar Sedekah Bumi

SuaraBanyuurip.com - Bojonegoro - Masyarakat Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar sedekah bumi untuk melestarikan adat-istiadat. Warga berbondong-bondong menuju punden untuk berdoa dan membawa hasil bumi. Namun, tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sedekah bumi di Desa Sukowati, dilakukan di punden atau tempat yang dikeramatkan. Tempat itu terdapat makam, yang dianggap sebagai cikal bakal masyarakat desa dan sangat dihormati.

Sedekah bumi dilakukan rutin setiap tahun. Yakni dirangkai dengan tahlil pada Jumat malam. Tujuannya mendoakan arwah para nenek moyang. Dan melestarikan budaya adat istiadat yang ditinggalkan.

Namun, sedekah bumi di Desa Sukowati, terbilang unik. Karena, setiap dukuhan tidak melakukan sedekah bumi secara bersamaan. Namun, berbeda seperti hari dan tanggal meskipun tempatnya sama.

Kepala Desa Sukowati Amik Rohadi mengatakan, dengan adanya sedekah bumi bisa menciptakan kerukunan antarwarga. Selain menunjukkan rasa syukur, diharapkan warga bisa lebih rukun lagi.

"Karena sedekah bumi merupakan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Dengan diberikannya hasil bumi yang cukup melimpah," katanya, Sabtu (11/9/2021).

Dia mengatakan, mempererat tali persaudaraan antar warga sangatlah penting, apalagi musim pandemi Covid-19 harus saling membantu satu sama lain.

"Harapan mendatang masyarakat lebih rukun lagi," kata Amik sapaan akrabnya.

Tokoh agama Desa Sukowati Munawar menjelaskan, sedekah bumi menjadi tuntunan bagi kehidupan manusia. Karena, setiap apa yang dilakukan manusia semua tidak lepas dari bumi.

"Seperti di antaranya mencari makan, bertahan hidup, dan mati pun akan kembali ke dalam bumi. Dan sedekah bumi, menjadi wujud rasa syukur kami," ungkapnya.(jk)


BERITA TERKAIT