Kekeringan Meluas, BPBD Bojonegoro Salurkan 133 Tangki Air Bersih
SUARABANYUURIP.COM | 06/10/2021 14:09
Kekeringan Meluas, BPBD Bojonegoro Salurkan 133 Tangki Air Bersih
Kekeringan Meluas, BPBD Bojonegoro Salurkan 133 Tangki Air Bersih

SuaraBanyuurip.com - Bojonegoro - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur telah menyalurkan 133 tangki air bersih untuk wilayah terdampak kekeringan. Hingga kini, sebanyak 15 desa di Bojonegoro mengalami kekeringan.

"Sudah ada 15 desa mengajukan permintaan dropping air bersih hingga awal Oktober 2021 ini," kata Agus Purnomo Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro.

Permintaan air bersih meningkat semenjak desa mengajukan dropping pada awal September lalu. Sampai saat ini, kata dia, per 03 Oktober desa yang mengajukan permintaan air bersih sebanyak 15 desa di 7 kecamatan yakni Kecamatan Tambakrejo, Purwosari, Dander, Ngasem, Sumberejo, Ngraho dan Kasiman.

"Kegiatan distribusi air sampai dengan saat ini sudah mencapai 133 rit atau tangki," katanya, Selasa (5/10/2021).

Dia mengatakan, awal September permintaan dropping air bersih belum banyak karena masih ada hujan. Yakni yang telah mengajukan ada Desa Jatimulyo, Gamongan, Malingmati, Sukorejo, dan Ngranjang untuk Kecamatan Tambakrejo. Sementara di Kecamatan Purwosari ada Desa Tlatah dan Pelem.

"Juga di Kecamatan Ngasem ada Desa Dukohkidul yakni di kawasan pondok pesantren per 6 September," jelasnya.

Permintaan dropping air bersih, kata dia, diajukan desa melalui kecamatan semenjak Agustus lalu. Hal tersebut karena beberapa desa telah mengalami kekeringan. Karena itu, BPBD Bojonegoro, telah menyiapkan 662 tangki air bersih untuk antisipasi kekeringan.

"Yakni per tangkinya 4.000 liter air disediakan jika ada desa mengajukan dropping air bersih," tambahnya.(jk)


BERITA TERKAIT