Flare Banyu Urip Membesar, Warga Mojodelik Resah
SUARABANYUURIP.COM | 24/01/2022 13:57
Flare Banyu Urip Membesar, Warga Mojodelik Resah
Flare Banyu Urip Membesar, Warga Mojodelik Resah

SuaraBanyuurip.com - Bojonegoro - Warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kembali resah. Musababnya flare Banyu Urip, Blok Cepu, membesar dengan suara bergemuruh disertai seperti ledakan, Minggu (23/01/2022) malam.

Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Hj Yuntik Rahayu, membenarkan jika warganya resah adanya flare Banyu Urip yang membesar dengan suara gemuruh. Sehingga membuat warga takut tak bisa nyaman tidur. Utamanya yang dekat dengan lokasi flare.

"Ya benar, Mas. Semalam warga saya mengeluh adanya flare membesar diserta suara gemuruh dan seperti ada ledakan. Hingga tidak nyaman tidur," kata Kades Yuntik Rahayu, kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (24/01/2022).

Kades ring 1 Blok Cepu ini menjelaskan, bahwa setelah menerima keluhan warga, langsung gerak cepat menelpon pihak ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) melaui telphon emergency call EMCL.

"Jawabannya, kita juga lagi pantau ini semoga apinya cepet bisa kecil dan normal kembali. Mohon maaf atas semua tidak kenyamanan. Hanya itu saja, dan tidak ada tindakan memberikan solusinya," ucapnya.

Disinggung adanya koordinasi sebelum flare membesar, Hj Yuntik Rahayu menegaskan, tidak ada koordinasi sama sekali dari pihak EMCL dengan Pemdes Mojodelik sebelum flare membesar.

"Bahkan sampai saat inipun belum ada yang koordinasi sama saya langsung," tandasnya.

Kades Mojodelik dua periode ini berharap, jika ada hal seperti itu sebelumnya berkoordinasi dengan baik agar tidak membuat warga resah dan ketakutan.

"Ya kalau ada hal seperti itu pihak EMCL keluar pagar nyamperin (nemui) warga saya yang terdekat dengan lokasi yang resah panik pada keluar rumah karena kayak ada yang mau meledak," tegasnya.

Sementara Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya, dikonfirmasikan berkaitan hal tersebut hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban. Pesan WhatsApp yang dikirimkan SuaraBanyuurip.com sejak pukul 11.35 Wib hingga kini belum dibalas.

suarabanyuurip.com

 


BERITA TERKAIT