Sejak Awal Tahun, 93 ABK Asal Cina Sudah Bongkar Muat di Kotawaringin Timur
BORNEONEWS.CO.ID | 28/01/2020 15:10
Sejak Awal Tahun, 93 ABK Asal Cina Sudah Bongkar Muat di Kotawaringin Timur
Kasi Pengendalian Resiko Lingkungan dan Kesehatan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Johan kiri saat berkoordinasi dengan Kepala Dinkes Kotim Faisal dan Direktur RSUD dr Murjani Sampit Deny, Senin, 27 Januari 2020

BORNEONEWS, Sampit - Kasi Pengendalian Resiko Lingkungan dan Kesehatan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan, Johan menyebut ada sekitar 93 orang anak buah kapal (ABK) atau crew kapal dari Cina yang tiba di peraian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sejak awal Januari 2020 hingga hari ini.

"Ada lima kapal yang sudah masuk sejak awal tahun kemaren, yang membawa sekitar 93 orang ABK," ujar Johan, Senin, 27 Januari 2020.

Bahkan kemaren sore, sebuah kapal dari Cina juga tiba di Muara Sungai Mentaya untuk melakukan bongkar muat. Diperkirakan ada 30 ABK di kapal tersebut dan pagi tadi sudah dilakukan pendeteksian dari petugas KKP.

"Sebuah kapal dari Cina tiba kemaren, dan pagi tadi dilakukan pemeriksaan terhadap ABK," terangnya. "Pemeriksaan terus kami lakukan, guna mengantisipasi adanya ABK yang terserang virus corona tersebut. Bahkan kami akan melakukan karantina jika ada ABK yang terindikasi diserang virus tersebutn" imbuhnya.

"Kapal tidak akan bisa beraktivitas sebelum dinyatakan dukumen lengkap dan ABK bebas dari virus tersebut," kata Johan.

Lalu lintas barang dan penumpang saat ini menjadi fokus bagi pihaknya. Termasuk pelabuhan yang mempunyai kedatangan kapal langsung dari Cina.

"Kami terus memperketat pengawasan dan pemeriksaan, tidak hanya di jalur laut, namun juga udara," terangnya.

Sementara itu wabah tersebut pertama kalinterdeteksi pada akhir Desember 2019 lalu. Sejak itu pemeriksaan terus diperketat oleh pihak KKP terhadap ABK kapal yang datang langsung dari Cina. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT