Pengedar Sabu Dicokok Polisi Sedang Rebahan di Dapur
BORNEONEWS.CO.ID | 09/03/2020 15:31
Pengedar Sabu Dicokok Polisi Sedang Rebahan di Dapur

BORNEONEWS, Sampit - Hairul alias Arul membeli sabu setengah kantong kemudiam dibaginya menjadi 7 paket. Baru ternjual 2 paket sisanya kedapatan polisi.

Data yang diperoleh Senin, 9 Maret 2020 terungkap kalau tersangka diamankan pada Sabtu, 1 Februari 2020 sekira jam 16.00 Wib di Jalan Cristopel Mihing Gang Agus Salim Nomor 18 Rt. 063 Rw. 004 Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim.

Berwal saat Arul dengan cara menghubungi Ari melalui ponsel untuk membeli sabu sebanyak setengah kantong dengan harga Rp. 2,8 juta.

Selanjutnya diberitahu bahwa nanti sabu pesanan Arul akan diantar kurir Ari, dan sekitar jam 11.30 Wib datang seorang laki -laki yang tidak dikenalnya menyerahkan sabu kepada Arul. "Setelah diserahkan sabu itu saya bayar," ucap tersangka saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur.

Pada saat sedang rebahan di dapur rumah datang petugas kepolisian yang kemudian melakukan penggeledahan rumah ditemukan 5 paket kecil yang berisi sabu serta 1buah timbangan digital, 3 pak plastik klip kecil, 2 buah sendok yang terbuat dari potongan sedotan, 1 buah kotak kartu nama, uang tunai sebesar Rp. 755 ribu dan dan 1 buah ponsel. 

Dalam kasus ini pria tamatan SMK ini dibidik dengam Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Undang - undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(NACO/B-5)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT