20 TKA Asal Cina setelah Pulang Kampung Dipastikan Belum Kembali ke Lamandau
BORNEONEWS.CO.ID | 19/03/2020 15:15
20 TKA Asal Cina setelah Pulang Kampung Dipastikan Belum Kembali ke Lamandau

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sebanyak 20 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang bekerja di Kabupaten Lamandau dipastikan belum kembali pasca izin cuti kerja untuk pulang ke negaranya pada musim liburan Imlek lalu.

"Mereka bekerja di perusahaan pertambangan PT KPC (Kapuas Prima Coal) yang izin cuti dan pulang ke negaranya saat musim libur Imlek lalu dipastikan belum kembali lagi ke sini," kata Kepala Dinas Tenaga dan Transmigrasi Kabupaten Lamandau, Marinus Apau, Kamis 19 Maret 2020. 

Marinus menyebut berdasarkan data Disnakertrans Lamandau yang diperoleh dari KPC, sebelum hari raya Imlek pada Desember 2019, TKA asal Cina di PT KPC berjumlah 62 orang.

Namun setelah 20 orang TKA mengajukan izin cuti dan pulang ke negaranya, kini jumlahnya TKA asal Cina di PT KPC yang tinggal di Lamandau berjumlah 42 orang.

"Untuk 42 TKA asal ini meliputi 37 orang standby penuh di Lamandau dan 5 orang lainnya tidak menetap penuh karena harus bolak-balik Lamandau-Pelabuhan Kalap, Kabupaten Kotawaringin Barat," jeujarnyalasnya. 

Diprediksi, ke 20 TKA asal Cina ini belum kembali ke Lamandau karena mewabahnya virus corona atau Covid-19 di negeri tirai bambu tersebut.

Termasuk adanya kebijakan pemerintah pusat yang telah menutup akses migrasi orang dari dan ke Cina akibat covid-19 yang kini telah berstatus pandemi itu. "Dugaan kuat karena ada kebijakan terkait Virus Corona ini. Jadi mereka belum kembali lagi ke sini," katanya. (HENDI NURFALAH/B-6)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT