Mayat dengan Kaki dan Tangan Tak Utuh Ditemukan Mengapung di Sungai Pasir Lempuyang
BORNEONEWS.CO.ID | 07/07/2020 11:00
Mayat dengan Kaki dan Tangan Tak Utuh Ditemukan Mengapung di Sungai Pasir Lempuyang
Sejumlah warga dan aparat kepolisian saat melakukan evakuasi penemuan mayat mengapung di Sungai Pasir, Senin, 6 Juli 2020.

BORNEONEWS, Sampit - Mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di Sungai Pasir, Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dalam keadaan kedua kaki dan tangan kananya putus.

"Kaki kanan kiri korban putus, begitu juga tangan kanannya. Belum kami ketahui apa penyebabnya," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Jaya Karya Ipda Doohan Octa Prasetya, Senin, 06 Juli 2020.

Hingga saat ini, belum diketahui identitas korban dan penyebab kematian korban. Karena warga sekitar juga tidak mengenali jasad tersebut. Sehingga, polisi masih fokus untuk mencari tahu tentang korban.

Sementara, ditemukannya jasad tersebut bermula ketika pasangan suami istri bernama Hasan Basri (53) dan Sunarti (40), ingin memasang jaring ikan di sungai tersebut. Saat melabuh jangkar ke tepian sungai, mereka melihat sesosok mayat mengapung.

Sehingga, keduanya langsung melaporkan hal tersebut ke Kepala Desa Ujung Pandaran dan pihak kepolisian. Setelah itu, barulah pihak desa bersama sejumlah anggota TNI dan Polri menyisir lokasi menggunakan perahu nelayan.

Tidak berapa lama, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tengkurap di sungai. Sehingga mereka melakukan evakuasi dan membawa jasad tersebut ke Dermaga Desa Ujung Pandaran. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT