Pilkada Kotawaringin Timur Terancam Diikuti Kandidat yang Punya Hubungan Kekeluargaan
BORNEONEWS.CO.ID | 12/08/2020 10:10
Pilkada Kotawaringin Timur Terancam Diikuti Kandidat yang Punya Hubungan Kekeluargaan
Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO

BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah nama yang mendapat rekomendasi dari partai politik, jika berjalan mulus maka dianggap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kotawaringin Timur tahun ini akan menyajikan pertarungan antar keluarga.

Di mana saat ini, sudah ada 3 pasang yang dapat rekomendasi di antaranya, Hj. Suprianti -Sanidin kantongi rekom dari Gerindra, M. Rudini Darwan Ali - H Samsudin kantongi rekom PAN, dan H Halikinnor-Irawati kantongi rekom PDIP.

Pengamat hukum dan politik di Kotim, Bambang Nugroho Alexander menyebut jika melihat 3 pasangan itu nanti dan mereka yang melenggang, maka Pilkada Kotim akan jadi pertarungan antar keluarga.

"Pasalnya dari pasangan itu kami melihat ada keterkaitan keluarga," ucap Bambang, Selasa, 11 Agustus 2020.

Menurutnya, secara fakta dan bahkan semua mengetahui, Irawati merupakan adik kandung Bupati Kotim saat ini H. Supian Hadi.

Di mana anak kandung Supian Hadi, Modika Latifah Munawarah yang merupakan anggota DPRD Kotim bertunangan dengan putra kandung Suprianti, Wengga.

Begitu juga dengan Rudini, merupakan mantan adik ipar Supian Hadi, yang mana sebelumnya Bupati Kotim itu menikah dengan Iswanti, wakil bupati Seruyan yang tak lain kakak kandung Rudini tersebut. Dari pernikahan Supian-Iswanti mereka dikaruniai dua anak.

Sementara itu, Suprianti, juga ada keterkaitan dengan Samsudin. Di mana anak kandung Samsudin menikah dengan anak saudara kandung Suprianti.

"Namun demikian kita harapkan pertarungan ini kompetitif, secara proporsional dan profesional dan siapa pemenangnya berharap itu pilihan rakyat Kotim, jangan sampai ini sebagai strategi politik dinasti," tandasnya. (NACO/B-5)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT