Bikin Status di Media Sosial Soal PT KCP Bikin Bom, Wartawan di Pangkalan Bun Divonis 8 Bulan Penjara
BORNEONEWS.CO.ID | 27/08/2020 11:10
Bikin Status di Media Sosial Soal PT KCP Bikin Bom, Wartawan di Pangkalan Bun Divonis 8 Bulan Penjara
Terdakwa, Muhammad Aliyanto divonis 8 bulan penjara lantaran menuding PT KPC membuat bom. Tudingan disampaikan melalui media sosial.

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ulah oknum wartawan, Muhammad Aliyanto alias Iyan Ranjau, yang menuding PT KCP membuat bom di media sosial berujung vonis 8 bulan penjara. Voinis itu dibacakan majelis hakim persidangan di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun.

PT KPC yang merasa dirugikan dengan postingan tersebut pun bereaksi, hingga kasusnya maju ke persidangan dan sudah memasuki tahap akhir. Apalago PT KPC di Desa Bumiharjo bergerak di bidang pertambangan.

Terdakwa dinyatakan terbukti melanggar ketentuan sebagaimana diatur dan diancam Pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Infromasi dan Transaksi Elektronik.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat, Panji Wiratno menyampaikan, putusan kepada terdakwa lebih ringan daripada tuntutan jaksa.

"Terdakwa sebelumnya dituntut 1 tahun penjara. Kemudian, vonisnya 8 bulan," kata Panji Wiratno, Rabu, 26 Agustus 2020.

Selanjutnya, atas putusan tersebut terdakwa menanggapinya dengan pikir-pikir selama 7 hari, begitu juga jaksa

"Apabila dalam waktu 7 hari tidak ada langkah apapun, maka dinyatakan berkekuatan hukum tetap," tandasnya. (DANANG/B-11)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT