Lolos Alat Deteksi di 3 Bandara, Lelaki Asal Medan Tertangkap Simpan Sabu dalam Anus di Bandara Iskandar Pangkalan Bun
BORNEONEWS.CO.ID | 21/09/2020 16:29
Lolos Alat Deteksi di 3 Bandara, Lelaki Asal Medan Tertangkap Simpan Sabu dalam  Anus di Bandara Iskandar Pangkalan Bun

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walau sempat lolos dari alat deteksi di 3 bandara, namun upaya MN (40 tahun) pengedar sabu asal Medan, Provinsi Sumatera Utara ini untuk menyelundupkan 2 ons sabu dalam anusnya berakhir di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu 19 September 2020.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kobar I Wayan Korna, Minggu 20 September 2020 menjelaskan kronologis penangkapan pengedar sabu ini. 

"Penangkapan pelaku bermula dari informasi yang bisa dipercaya dari masyarakat. Menindaklanjuti informasi ini maka tim BNNK segera bergerak untuk melakukan penyelidikan," kata dia.

Tim BNNK kemudian koordinasi dengan Polres Kobar, Bandara Iskandar dan Lanud Iskandar Pangkalan Bun guna menangkap pelaku. "Tim secara bersinergi melakukan pengecekan bersama, karena dari informasi yang didapatkan pelaku menggunakan transportasi undara dan turun di Bandara Iskandar Pangkalan Bun," ujarnya.

Dari hasil koordinasi ini tim kemudian menangkap seseorang yang dicurigai membawa sabu. "Pelaku dtangkap Sabtu, 19 September 2020 sekitar pukul 10.30 WIB. Penangkapan ini merupakan kerja sama antara Polres Kobar, Bandara Iskandar dan TNI AU Lanud Iskandar. Setelah dilakukan interogasi dan pemeriksaan diketahui sabu seberat 2 ons tersebut dimasukan ke dalam anusnya. Berarti barang haram ini tidak terdeteksi oleh alat di 3 bandara sebelumnya," katanya.

Wayan menjelaskan dari mana saja narkoba jenis sabu tersebut dibawa pelaku. "Dari hasil interograsi awal, pelaku mengatakan sabu tersebut di bawa dari Medan menuju Jakarta kemudian dilanjutkan menuju Semarang. Setelah transit selama sehari d Semarang keesokan harinya pelaku berangkat dari Bandara Ahmad Yani Semarang menuju Bandara Iskandar Pangkalan Bun," ujarnya. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah ditahan di Kantor BNNK Kobar. (WAHYU KRIDA/B-6)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT