3 Penambang Emas di Murung Raya Tewas Tertimbung Longsor
BORNEONEWS.CO.ID | 08/12/2020 13:00
3 Penambang Emas di Murung Raya Tewas Tertimbung Longsor
Salah satu korban tewas yang berhasil dievakuasi dari lubang tambah yang terjadi longsor di Murung Raya pada Senin, 7 Desember 2020.

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sebanyak 3 penambang emas tradisional tewas tertimbun tanah longsor di Kabupaten Murung Raya, Senin, 7 Desember 2020. Peristiwa ini tepatnya terjadi di Desa Olong Hanangan, Kecamatan Tanah Siang Selatan.

Tiga korban yang merupakan penambang emas tanpa izin dari desa tersebut yakni Diban, Lamri, dan Reji tewas tertimbun tanah yang longsor.

Saat itu, ketiganya sedang melakukan penambangan emas di dalam lobang tambang yang dibuat mereka. Tiba-tiba saja tanah longsong dan mengubur mereka.

Dari kejadian itu, baru dua orang yang berhasil dievakusi, sementara satu orangnya masih dalam pencarian. Warga setempat dibantu pihak kepolisian, TNI, dan BPBD membantu warga melakukan pencarian.

Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana melalui Kasat Reskrim AKP Ronny M Nababan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, saat ini pihaknya membantu warga untuk melakukan pencarian satu orang penembang yang masih tertimbun tanah.

"Kita sedangkan melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang masih tertimbun," ujar Ronny M Nababan .

Salah seorang warga, Rudi juga menyebutkan bahwa saat ini warga beramai-ramai membantu penggalian lobang untuk mencari korban yang hilang tertimbun. "Masih dalam proses pencarian sampai malam ini di lokasi," katanya. (*/B-5)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT