Modus Tes Drive Sepeda Motor untuk Ambil Uang di ATM Marak di Sampit
BORNEONEWS.CO.ID | 03/02/2021 16:15
Modus Tes Drive Sepeda Motor untuk Ambil Uang di ATM Marak di Sampit

BORNEONEWS, Sampit - Modus operandi pelaku kejahatan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berkembang. Baru-baru ini, seorang pelaku penggelapan datang ke sebuah showroom lalu berpura-pura mencoba motor sekalian mengambil uang di ATM untuk pembayaran. 

Namun, setelah pihak showroom mengizinkan, ternyata pelaku langsung membawa kabur motor tersebut. Pelakunya kini diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Kotim.  

"Hati-hati dengan modus-modus yang dipakai pelaku kejahatan. Sehingga, untuk menghindari agar tidak jadi korban, sebaiknya saat tes drive dipantau atau ikut dibonceng," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasat Reskrim AKP Zaldy Kurniawan, Rabu, 3 Februari 2021. 

Dia menuturkan, modus kejahatan ada berbagai macam. Tergantung situasi dan kondisi saat pelaku ingin beraksi. Namun yang sering terjadi, pelaku beraksi saat ada kesempatan. 

Oleh sebab itu, masyarakat diimbau agar meminimalisir kesempatan tersebut. Sehingga, pelaku kejahatan terutama pencurian dan penggelapan tidak mudah untuk melancarkan aksinya. 

"Jangan berikan kesempatan tersebut. Motor juga jangan ditaruh sembarangan, begitu juga saat ada yang pinjam, pastikan bahwa sudah kenal. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," terang Zakin. 

Sementara itu, pelaku penggelapan tersebut berinisial MS (30), warga Desa Tabiku, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan. Dia menggelapkan motor di showroom milik Sukarman di Jalan Muchran Ali, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)

BORNEONEWS.CO.ID


BERITA TERKAIT