Akibat Angin Puting Beliung, Hampir 50 Persen Padi di Food Estate Rusak
BORNEONEWS.CO.ID | 24/07/2021 05:28
Akibat Angin Puting Beliung, Hampir 50 Persen Padi di Food Estate Rusak
Pnen raya di kawasan Food Estate Kalimantan Tengah (Kalteng) tinggal menanti hari.

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kawasan Food Estate tepat pada Rabu malam kemarin, terkena dampak bencana alam yakni angin puting beliung. Menyebabkan hampir 50 persen padi yang siap panen rusak atau roboh, berlangsung di sawah Desa Belanti Siam dari total luasan lahan yang ditanami padi 2300 hektare.

"Kejadiannya malam Rabu itu. Terjadi sekejap saja. Di sana waktu itu hujan lebat dan angin yang kencang sekali sampai-sampai atap rumah pun hampir terlepas," ungkap Kepala Desa Belanti Siam, Amin Arifin, Kamis 22 Juli 2021.

Menurut Amin, hampir seluruh wilayah Food Estate terkena dampak angin puting beliung. Seperti di Desa Gadabung, Desa Pantik, Desa Sanggang. Namun dia belum tahu berapa kerugian yang dialami oleh desa tetangganya itu.

"Kami berharap Pemerintah Daerah tanggap dan tidak menyepelekan hal ini, karena Ketahanan Pangan kita apabila merugi, besar dampaknya untuk Provinsi Kalimantan Tengah," harapnya.

Beberapa jenis varian Padi yang ditanam di sana adalah Hybrida 32, dan 42. Jenis padi yang memang diperuntukkan pada lahan basah atau sawah.

Kepala Desa Belanti Siam juga berharap kiranya dari peristiwa bencana alam yang baru terjadi ini menjadi pelajaran bersama, semoga tidak terulang di kemudian hari.

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT