Ketua DPRD Kotim Soroti Kasus Pengeroyokan yang Dilakukan Geng Motor Sampit
BORNEONEWS.CO.ID | 25/07/2021 15:59
Ketua DPRD Kotim Soroti Kasus Pengeroyokan yang Dilakukan Geng Motor Sampit
Ilustrasi geng motor. TEMPO/Iqbal Lubis

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie Anderson terkejut dengan ulah sekelompok preman bermotor yang muncul di Kota Sampit. 

Itu diungkapkannya pasca adanya pengeroyokan oleh geng motor kepada salah seorang Satpam di Jalan HM Arsyad Sampit.

Bahkan secara tegas Rinie mengutuk keras ulah oknum geng motor tersebut dan meminta agar pelaku ditindak secara tegas.

“Jelas itu sudah perbuatan kriminal, tindak pidana, saya dukung agar pelaku bisa diproses hukum karena melakukan aksi brutal demikian di Kota Sampit ini, “kata Rinie, Minggu, 25 Juli 2021.

Rinie menyebut tindakan demikian kali pertama dia mendengar adanya geng motor di Kota Sampit ini. Menurutnya hal itu jangan sampai tumbuh dan berkembang di daerah karena akan menganggu kondusifitas daerah sekaligus menjadi ancaman bagi pengendara ketika malam hari.

Ia mengakui kerap menemukan aksi balapan di jalanan pada malam hari. Dia juga mendorong agar organisasi yang menuangi urusan balapan harus menyikapi fenomenal demikian. 

“Harusnya kalau balapan jangan di jalan umum, pemerintah sudah menyiapkan arena jadi tunggu arena itu selesai saja,”ujarnya.


BERITA TERKAIT