Gubernur Kalteng akan Kembalikan Beras Kemensos Jika Tak Bisa Digunakan untuk Bantu Masyarakat
BORNEONEWS.CO.ID | 09/09/2021 14:23
Gubernur Kalteng akan Kembalikan Beras Kemensos Jika Tak Bisa Digunakan untuk Bantu Masyarakat
Petugas Rukun Warga menunjukan beras bantuan sosial Presiden yang disalurkan melalui Kementerian Sosial di wilayah RW 09, Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin, 18 Mei 2020. TEMPO/Nita Dian

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran berencana akan mengembalikan beras milik Kemensos jika tidak bisa digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

"Beberapa hari lalu kita hubungi Mensos, namun tanggapan mereka kita sepertinya tidak boleh menggunakan beras itu untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir," ucap Sugianto, Rabu 8 September 2021.

Bila demikian maka percuma saja beras kurang lebih 200 ton tersebut ada di Kalteng apabila tidak bisa digunakan untuk membantu masyarakat yang tekena bencana di Kalteng dan lebih baik dikembalikan saja.

"Saya sudah perintahkan Kepala Dinsos Kalteng untuk mengembalikan beras itu ke Kemensos, percuma saja kita menjaganya jika tidak bisa digunakan," tuturnya.

Dia menyebutkan seharusnya pemerintah pusat bisa membuat terobosan atau peraturan yang memperbolehkan gubernur menggunakan beras dari Kemensos digunakan saat kondisi darurat seperti sekarang ini dimana masyarakat terdampak banjir banyak yang membutuhkan bantuan.

"Bila memang nantinya gubernur, bupati atau pejabat di bawahnya menyelewengkan serta mempergunakan logististik tersebut untuk kepentingan pribadi, maksudnya korupsi atau memotong bantuan, tangkap saja dan diproses secara hukum,"

"Semestinya ada terobosan atau aturan dalam hal ini gubernur boleh menggunakan logistik tersebut untuk bantuan karena dalam keadaan darurat, tapi kenyataannya tidak. Jadi kita lebih baik menggunakan dana sendiri saja, insya Allah Pemprov masih mampu," tegasnya.

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT