Pasutri Tewas Dalam Mobil yang Terseret Banjir di Barito Selatan
BORNEONEWS.CO.ID | 25/11/2021 10:57
Pasutri  Tewas Dalam Mobil yang Terseret Banjir di Barito Selatan

BORNEONEWS, Buntok – Pasangan suami istri (Pasutri) asal Barito Utara tewas dalam mobil akibat terseret banjir di Jalan Mainroad PT. Palopo, Desa Patas 1 Kecamatan Gunung Bintang Awai, Barito Selatan, Rabu, 24 November 2021 sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban, Warinsi (52) merupakan seorang PNS dan istrinya Hj. Norjanah (47), warga Jalan Pelajar, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara.

Kapolsek GBA IPTU Rahmat Saleh Simamora mewakili Kapolres AKBP Agung Tri Widiantoro membenarkan bahwa telah terjadi laka murni satu unit mobil terseret arus banjir.

“Dalam peristiwa tersebut 2 orang dalam mobil merupakan pasangan suami istri meninggal dunia,” kata Rahmat S Simamora.

Ia membeberkan, kronologi kejadian berawal saat mobil tipe Kijang Kapsul warna silver KH 1329 ET masuk ke Jalan Mainroad PT Palopo dari arah Jalan Ampah-Muara Teweh menuju arah Tabak Kanilan.

Tetapi, mobil korban langsung menerobos banjir, namun saat mobil berjalan sekitar 60 meter tiba-tiba bagian belakang mobil terseret arus banjir dan terbawa menuju sungai. 

Saat itu lampu mobil langsung mati dan penumpang di dalamnya tidak ada membuka pintu mobil dan hilang terbawa arus sungai.

“Kita pun langsung melakukan pencarian dibantu 2 orang personel Brimob serta masyarakat sekitar, hingga akhirnya mobil berhasil ditemukan ditengah sungai berjarak sekitar 150 meter dari tempat awal,” beber Kapolsek.

Pihaknya pun langsung melakukan evakuasi menggunakan 2 unit alat berat excavator milik PT. Electra Global untuk dapat menuju ke lokasi mobil dengan membuka jalan pada kebun karet milik masyarakat. 

Kedua korban ditemukan sudah meninggl meninggal dunia kemudian dibawa menuju Puskesmas Patas untuk di Visum dan selanjutnya dilakukan evakuasi terhadap mobil korban.

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT