Bupati Barito Utara Resmikan Jembatan Pangulu Iban
BORNEONEWS.CO.ID | 04/12/2021 12:06
Bupati Barito Utara Resmikan Jembatan Pangulu Iban

BORNEONEWS, Muara Teweh – Setelah ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Kabupaten Barito Utara, akhirnya jembatan penyeberangan yang menghubungkan kota Muara Teweh Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh Tengah dengan Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru akhirnya diresmikan oleh Bupati Barito Utara H Nadalsyah, Kamis 2 Desember 2021.

Jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah yang diresmikan ini diberi nama oleh bupati Barito Utara H Nadalsyah, “Jembatan Pangulu Iban”.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara saya mengucapkan terima kasih kepada DPRD Barito Utara yang telah mendukung dalam penganggaran pembangunan jembatan sekaligus pemberian nama jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah ini,” kata H Nadalsyah.

Nadalsyah juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses penyelesaian pembangunan jembatan ini.

“Besar harapan kita semua, jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah ini nantinya mampu meningkatkan roda perekonomian masyarakat di daerah ini,” kata dia.

Pada kesempatan itu juga, Nadalsyah meminta kepada warga masyarakat di daerah ini agar menjaga dan memelihara jembatan yang telah dibangun ini. “Jaga dan rawat dengan baik jembatan yang telah dibangun ini, agar tetap bisa fungsional,” katanya. 

“Dengan mengharap ridho dari Allah SWT, jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah ini saya namakan “Jembatan Pangulu Iban” serta mengucapkan “Bismillahirrahmannirahim” dengan ini saya nyatakan diresmikan,” kata bupati Nadalsyah.

Jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah merupakan jembatan type Truss Kelas C untuk pejalan kaki, roda dua, roda empat. Dengan total panjang 472,98 meter terdiri dari bentang utama rangka baja 120+50+50 meter dan jembatan penghubung 252,98 meter dan lebar 4 (empat) meter + trotoar 0,5+05.

Jembatan kebanggaan masyarakat Kabupaten Barito Utara yang melintasi Sungai Barito ini dengan konstruksi utama bagian atas menggunakan pelengkung/busur (Arch Bridge) dengan panjang jembatan yang membentang di atas sungai Barito sepanjang 472,98 meter. 

Peresmian dan pemberian nama jembatan dihadiri Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Barito Utara, Sekda Barito Utara, unsur FKPD, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng H Jimmy Carter, Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua Pengadilan Agama Barito Utara, kepala perangkat daerah, Camat Teweh Tengah, Camat Teweh Baru, dan undangan lainnya serta keluarga Pangulu Iban. 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT