RTH Depan Kantor Bupati Katingan Dijadikan Obyek Wisata
BORNEONEWS.CO.ID | 08/12/2021 11:15
RTH Depan Kantor Bupati Katingan Dijadikan Obyek Wisata

BORNEONEWS,  Kasongan - Pemerintah Kabupaten Katingan sejauh ini terus melakukan pengembangan obyek wisata. 

Selain obyek wisata Bukit Batu, yang dikenal sebagai tempat pertapaan Tjilik Riwut pada masa penjajahan, sejumlah obyek wisata termasuk Kebun Raya Katingan juga terus diupayakan dikembangkan dengan tujuan menatik wisatawan untuk datang. 

Selain itu di dalam Kota Kasongan juga terdapat sejumlah obyek wisata menarik lainnya yang potensial untuk terus dikembangkan,  karena lokasi atau tempatnya yang cukup strategis,  seperti Taman Hijau,  Taman Religi dan Desa Udaya Betung. 

Namun saat ini ada obyek wisata lain yang tengah dikembangkan oleh pemerimtaj daerah,  lokasinya tidak jauh dari Taman Hijau depan Kantor Bupati Katingan.

Jika memasuki pintu gerbang Kantor Bupati Katingan lokasinya berada di smaping kiri,  yang sejauh ini dikenal dengan hutan kota atau ruang terbuka hijau (RTH). 

Meski arealnya tidak begitu luas,  namun untuk ukuran Kota Kasongan, pengembangan RTH tersebut menjadi obyek wisata andalan lain di Katingan diyakini bakal mendapat responpositif berbagai kalangan, termasuk wisatawan.  

Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Katingan, Hap Bapperdo,  Rabu,  8 Desember 2021 menuturkan jika saat ini RTH depan Kantor Bupati Katingan itu tengah dikembangkan. 

Menurutnya,  di lokasi RTH tersebut tengah dibangun jembatan titian,  yang berfungsi bagi pengunjung atau wisatawan menikmati keindahan obyek wisata ini. 

"Itu terkait pengembangan ruang terbuka hijau di Kabupaten Katingan, dan kita menggunakan dana DB-HDR karena dimungkinkan," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Katingan,  Hap Bapperdo.  

Menurutnya,  jika dirinya sejauh ini sudah melaporkan kepada Bupati Katingan Sakariyas soal pengembangan RTH tersebut menjadi obyek wisata yang menarik dikunjungi. 

"Yang pasti itu tempat wisata di dalam kota yang sangat nyaman," katanya. 

Namun demikian,  imbuh Hap Bapperdo apakah ke depannya  nanti obyek wisata ini bakal dipungut retribusinya atau tidak. 

 

Pasalnya,  jika sudah dibuka nanti maka akan banyak sampahnya. "Tapi sambil kita lihat perkembangannya," ujarnya. 

Obyek wisata pengembamgan RTH saat ini masih dikerjakan pihak ketiga,  yakni tinggal tahap akhir. 

Meski belum kelar,  namun sejauh ini RTH tersebut sudah ramai dikunjunginwarga masyarakat.  

"Belum selesai juga ada yang sooting di sana,  ada juga yang buat video klip, dan  untuk sementara masyarakat boleh masuk."

Hap Bapperdo mengaku pada tanggal 10 Desember 2021 besok pembangunan sara dana prasarana di RTH tersebut sudah selesai. 

"RTH depan Kantor Bupati Katingan ini bisa dipromosikan, sebab saya pikir ini satu-satunya di Kalteng punya RTH seperti ini," sebutnya. 

Katingan,  imbuh Hap punya banyak obyek wisata untuk dikembangkan. "Kalau potensi obyek wisata ini luar biasa, namun tinggal bagaimana mengembangkan, pelan-pelan dari anggaran yang teralokasikan, dan Kabupaten Katingan akan menjadi hebat kedepannya," kata Hap Bapperdo menambahkan. 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT