700 Tenaga Kontrak Daerah di Kotim Tidak Akan Diperpanjang
BORNEONEWS.CO.ID | 22/06/2022 13:00
700 Tenaga Kontrak Daerah di Kotim Tidak Akan Diperpanjang

BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 700 orang tenaga kontrak daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak akan diperpanjang pada tahun ini. Hal itu dilakukan sesuai dengan petunjuk pemerintah pusat. 

"Sebenarnya sesuai petunjuk pemerintah pusat, tenaga kontrak dihapus. Namun untuk di Kotim, yang tidak diperpanjang ada sekitaran 500 sampai 700 orang," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Senin, 20 Juni 2022. 

Dirinya mengaku, tidak melaksanakan penghapusan tenaga kontrak sesuai petunjuk pemerintah pusat karena melihat kepentingan tersebut masih krusial di daerah ini. 

Terutama di bidang pendidikan dan kesehatan, yang sangat dibutuhkan di pedalaman. Sehingga, jika petunjuk tersebut diterapkan, maka guru dan tenaga kesehatan bisa saja tidak ada sama sekali di wilayah pedesaan. 

"Oleh sebab itu, kami hanya melakukan rasionalisasi. Sehingga, tenaga kontrak yang tidak memiliki kompetensi, terpaksa tidak diperpanjang. Namun yang masih dibutuhkan, maka akan dipertahankan," kata Halikinnor. 

Dirinya memohon maaf kepada tenaga kontrak yang nantinya tidak diperpanjang. Apa yang dilakukan tersebut, kata dia, bukan sebuah kehendak, namun petunjuk dan aturan pusat. 

Pemkab Kotim sebenarnya sudah menyampaikan kepada pihak kementerian terkait hal itu. Bahwa, tidak bisa disamakan dengan Pulau Jawa yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) memadai.  

Namun, hal itu tetap tidak bisa dilaksanakan karena ketentuan yang sudah berlaku. Sehingga, saat ini, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan kebutuhan yang ada dengan hanya memperpanjang tenaga kontrak yang berkompeten di bidangnya.

 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT