Jalur Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama Terendam Banjir, Warga Melintas Naik Kelotok
BORNEONEWS.CO.ID | 19/09/2022 10:47
Jalur Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama Terendam Banjir, Warga Melintas Naik Kelotok

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Banjir di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kian meluas. Bahkan, sejumlah titik ruas jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama terendam banjir, sehingga mengganggu arus lalu lintas, Minggu, 18 September 2022.

Sejumlah pengendara motor terpaksa harus melintasi banjir menggunakan perahu bermesin kelotok. Pasalnya, ketinggian banjir beragam dan mencapai 30 cm lebih.

Disampaikan oleh seorang pengendara warga asal Kabupaten Sukamara, Isnan, sejumlah titik ruas jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama banyak terdapat genangan, dan ada satu ruas jalan yang ia tidak tau tepatnya KM berapa, telah terendam banjir cukup dalam sehingga harus menggunakan perahu.

"Jalan yang terendam banjir itu pas yang sedang diperbaiki atau di Cor, dan bagian bawahnya itu airnya dalam. Sehingga harus pakai perahu," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, adapun biaya untuk satu kendaraan sekali penyeberangan menggunakan kelotok, dikenakan tarif sebesar Rp20 ribu.

Ia rela merogoh kocek lebih untuk membayar jasa kelotok, daripada harus nekat menerobos banjir. Bahkan banyak kendaraan yang nekat, dan akhirnya motornya mogok.

"Panjanh ruas jalan yang terendam banjir lumayan panjang, sekitar 200 meter. Ada beberapa mobil yang nekat nerobos banjir akhirnya mogok," tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa selain kondisi jalan banyak tergenang banjir. Kondisi ruas jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama juga sudah banyak yang rusak dan berlubang.

 

**


BERITA TERKAIT