Tahun 2021 Jawa Barat Paling Banyak Mengalami Bencana Alam
DARILAUT.ID | 03/01/2022 16:02
Tahun 2021 Jawa Barat Paling Banyak Mengalami Bencana Alam
Peserta mendayung perahu karet mengamati titik longsor di Ruas Sungai Ciliwung, Depok, Jawa Barat, Jumat 23 Oktober 2020. Kegiatan tersebut sebagai pelatihan penanggulangan bencana longsor dan banjir di ruas Sungai Ciliwung. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Darilaut – Total kejadian bencana alam sejak 1 Januari hingga 31 Desember 2021 sebanyak 3.092. Wilayah yang paling banyak mengalami peristiwa bencana alam adalah Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebaran kejadian bencana alam di Jawa Barat 768, Jawa Timur 398, Jawa Tengah 313, Aceh 216, Kalimantan Selatan 110, Sumatera Utara 104, Sulawesi Selatan 102, dan Kalimantan Tengah 100.

Provinsi yang paling sedikit terjadi bencana alam selama 2021 seperti Papua Barat 3, DI Yogyakarta 4, Jambi 9, Kalimantan Utara 12, DKI Jakarta 12, Kepulauan Riau 16, Papua 16, Sulawesi Tenggara 17 kejadian.

Jumlah korban bencana alam yang menderita dan mengungsi sejak 1 Januari hingga 31 Desember 2021 di sejumlah wilayah di Indonesia sebanyak 8.426.609 jiwa.

Korban yang meninggal dunia sebanyak 665 jiwa, hilang 95 dan luka-luka 14.116.

Kejadian bencana alam ini paling banyak karena banjir 1.298, gempa bumi 32, erupsi gunung api 1, Karhutla 265, kekeringan 15, tanah longsor 632, cuaca ekstrem 804, gelombang pasang dan abrasi 45.

Dampak kerusakan bencana alam ini seperti rumah yang rusak sebanyak 142.179 unit. Dengan rincian rumah rusak berat 19.163, rusak sedang 25.369, rusak ringan 97.647.

Adapun fasilitas jembatan yang mengalami kerusakan sebanyak 438 dan kantor 509. Fasilitas seperti sarana pendidikan yang rusak sebanyak 1.498, tempat peribadatan 1.847 dan fasilitas kesehatan 359.

darilaut.id


BERITA TERKAIT