Pakai Kalung Anti Virus Corona, Mengapa Bupati Padang Pariaman Bisa Positif Covid-19?
LANGGAM.ID | 24/08/2020 10:10
Pakai Kalung Anti Virus Corona, Mengapa Bupati Padang Pariaman Bisa Positif Covid-19?

Langgam.id – Langgam.id – Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dinyatakan positif terpapar covid-19. Dia termasuk dalam temuan 74 kasus positif corona di Sumatra Barat (Sumbar) hari ini, Minggu (23/8/2020).

Kabar itu dibenarkan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal. Menurutnya, salah seorang kepala daerah yang terpapar covid-19 itu adalah Ali Mukhni. “Kepala Daerah tersebut adalah Bapak Ali Mukhni, bupati Padang Pariaman,” kata Jasman dalam keterangan tertullis.

Menurutnya, bakal calon wakil gubernur Sumbar itu terindikasi terpapar corona dari luar daerah Sumbar. Kondisi Ali Mukhni dilaporkan sehat tanpa memiliki gejala klinis. “Hari ini beliau akan di screening ke rumah sakit untuk mencek kondisi klinis,” katanya.

Setelah hasil klinisnya keluar, baru ditentukan apakan Ali Mukhni akan menjalani isolasi mandiri atau dirawat intensif.

Jasman juga menyampaikan rasa prihatin gubernur dan wakil gubernur Sumbar atas musibah yang kini dihadapi Bupati Padang Pariaman. Mereka juga mendoakan Ali Mukhni segera pulih dan beraktivitas kembali.

“Seluruh masyarakat diharapkan tetap disiplin menjaga kesehatan. Patuhilah protokol covid-19 dengan benar. Pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan protokol lainnya yang dianjurkan pemerintah,” kata Kadis Kominfo Sumbar itu.

Bupati Kabupaten Padang Pariaman Ali Mukhni mengakui dirinya terinfeksi positif corona. Hal ini disampaikannya dalam sebuah video dan beredar di berbagai di grup WhatsApp.

Dalam video berdurasi 1 menit 24 detik itu, Ali Mukhni tampak mengenakan kemeja warna putih dan memakai masker. Dia menyampaikan, bahwa hasil Gugus Tugas Sumbar, dirinya dinyatakan positif covid-19.

“Berdasarkan hasil dari pada Gugus Tugas Sumbar, saya dinyatakan positif covid-19. Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, saya dalam sehat walafiat,” katanya dalam video yang beredar, Minggu (23/8/2020).

Ali Mukhni mengakui dirinya telah melakukan isolasi mandiri sejak (21/8/2020) sampai sekarang. Dia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan corona.

“Saya mengajak semua lapisan masyarakat tetap mematuhi tata tertib, protap tentang civid-19. Selalu pakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan pakai sabun, masalah kebersihan dan lainnya,” ujarnya.

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menduga bupati terpapar virus corona di luar Sumbar. Sebab beberapa hari bekalangan, Ali Mukhni memang sempat berada di Jakarta. Dia juga menyebut bahwa Bupati Padang Pariaman menggunakan kalung anti virus corona.

“Melihat riwayatnya, beliau ada lima hari di Jakarta. Asumsi saya di sana mungkin (terpapar). Padahal, Pak bupati sudah pakai kalung anti virus,” tuturnya.

Suhatri juga memastikan dirinya tidak ikut terpapar virus corona. Sebab, sejak beberapa hari belakangan, dia belum pernah bertemu dengan bupati. Dia juga sering melakukan aktivitas berjemur setiap pagi hari.

“Semenjak 17 Agustus 2020 sampai sekarang, pak bupati belum ketemu sama saya. Karena beliau langsung ke Jakarta, pulang Jumat (21/8/2020) sore. Saat pulang, juga belum ketemu sama saya, karena saya di Pekanbaru. Jadi jangankam kontak langsung atau bersentuhan, komunikasi saja belum,” katanya. (Irwanda/ICA)

LANGGAM.ID


BERITA TERKAIT