Saksi Mata Soal Mahasiswa Tewas Terjatuh di Kelok 9 Limapuluh Kota, Duduk di Jembatan Setelah Itu Tak Ada
LANGGAM.ID | 26/10/2020 13:40
Saksi Mata Soal Mahasiswa Tewas Terjatuh di Kelok 9 Limapuluh Kota, Duduk di Jembatan Setelah Itu Tak Ada
Tim Basarnas evakuasi seorang warga yang jatuh di Flyover Kelok 9 (Foto: Pos SAR Limapuluh Kota)

Langgam.id- Seorang warga meninggal dunia setelah jatuh di Flyover Kelok 9 Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, Minggu (25/10/2020).

Pihak Kepolisian mengidentifikasi pria yang jatuh di Flyover Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar). Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tersebut, bernama Rafsanjani Ramadhan, berusia sekitar 25 tahun.

Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Nofrizal Chan mengatakan, korban berstatus seorang mahasiswa. Belum diketahui mahasiswa dari universitas mana. Namun, diketahui ia berasal dari Korong Lantak Mingkudu, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman.

Polres Limapuluh Kota telah berkoordinasi dengan Polresta Padang Pariaman untuk memberi tahu keluarga korban. “Kami melakukan koordinasi dengan Personil Polres Padang Pariaman. Kemudian diketahui bahwa Korban memang merupakan warga Padang Pariaman,” ujar Nofrizal kepada langgam.id, Senin (26/10/2020).

“Korban duduk di jembatan kata seorang saksi di kedai. Setelah itu tidak ada lagi. Saat dicek ke bawah, korban tampak telah jatuh,” ujar Komandan Pos SAR Kabupaten Limapuluh Kota Robi Saputra.

Baca juga: Seorang Warga Dilaporkan Jatuh di Flyover Kelok 9 Kabupaten Limapuluh Kota

Robi mengatakan, korban jatuh ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 50 meter, sekitar pukul 17.00 WIB.

Kata dia, korban baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 20.15 WIB. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Adnan WD Payakumbuh.

“Untuk kondisi korban meninggal dunia. Jenis kelamin laki-laki,” ujarnya.

Baca juga: Seorang Warga yang Jatuh di Flyover Kelok 9 Diduga Terpeleset Saat Swafoto

Namun, kata dia, pihaknya belum bisa merinci nama dan alamat korban. Sebab belum menemukan identitas korban.

Proses evakuasi dilakuakn Tim SAR dengan mengunakan tandu. Personel turun ke dalam jurang dan ditarik dengan mobil derek. (Irwanda/AE)

LANGGAM.ID


BERITA TERKAIT