Sehari Terpasang, Spanduk Berisi Penolakan Rizieq Shihab di Ranah Minang Akhirnya Dicopot
LANGGAM.ID | 01/12/2020 15:10
Sehari Terpasang, Spanduk Berisi Penolakan Rizieq Shihab di Ranah Minang Akhirnya Dicopot

Langgam.id – Spanduk penolakan Habib Rizieq Shihab di Ranah Minang akhirnya dicopot, usai pemberitaannya beredar. Spanduk Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini sebelumnya terpasang di Jalan H Agus Salim, Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

Pantauan langgam.id sekitar pukul 12.00 WIB spanduk yang bertuliskan “kami menolak kedatangan Habib Rizieq di Ranah Minang” tidak ada lagi terpasang di lokasi awal. Namun tidak diketahui siapa yang mencopot spanduk tersebut.

Kasat Pol PP Kota Padang Alfiadi tak mengetahui persoalan pencopotan spanduk ini. Pihaknya baru akan melakukan penertiban spanduk jika telah ada perintah.

“Saya kurang tahu juga, ya. Saya kalau itu (pencopotan) berdasarkan perintah dari Kesbangpol sebagai koordinator Pemda. Kalau ada perintahnya tentu kami tertibkan. Jadi kalau soal itu (spanduk Habib Rizieq) saya tidak tahu,” kata Alfiadi dihubungi langgam.id, Selasa (1/12/2020).

Sebelumnya, spanduk penolakan Habib Rizieq ini diketahui telah terpasang sejak Senin (30/11/2020) malam. Tidak diketahui dari mana dan siapa yang memasang spanduk ini.

“Kalau tidak salah magrib kemarin dipasang. Ada bertiga orang berpakaian baju hitam dan mengunakan masker saat memasangkan spanduk,” kata salah seorang warga sekitar, Ayu (30).

Ayu tidak mengetahui sejumlah orang tersebut berasal dari mana. Ketika kegiatan spanduk dipasang, dia hanya menganggap alat peraga kampanye.

“Saya kira awalnya itu spanduk pemilu. Jadi tidak begitu memperhatikan.

Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, mengganggap spanduk itu tidak mewakili suara mayoritas masyarakat di Sumbar. Dia menilai pemasangan spanduk penolakan Habib Rizieq dilakukan oleh kelompok yang menjadi minoritas.

“Minoritas yang nyebong (yang melakukan) itu,” kata Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin kepada langgam.id

Novel berpendapat, masyarakat Sumbar lebih banyak mendukung Rizieq Shihab ketimbang menolak Imam Besar FPI itu. Hal itu menurutnya sudah terlihat pada pemilihan presiden 2019 lalu.

“Sumbar mayoritas orang kita, makanya Prabowo menang di sana,” ucap Novel.(Irwanda)

LANGGAM.ID


BERITA TERKAIT