KAI Sumbar Luncurkan Layanan Bagasi Sepeda Non Lipat Bagi Penumpang KA
LANGGAM.ID | 20/11/2021 14:31
KAI Sumbar Luncurkan Layanan Bagasi Sepeda Non Lipat Bagi Penumpang KA

Langgam.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumbar meluncurkan layanan bagasi sepeda non lipat bagi penumpang Kereta Api (KA) Sibinuang keberangkatan dari Stasiun Padang-Pariaman-Naras (PP).

Launching ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi di Stasiun Simpang Hari Padang, Sabtu (20/11/2021).

Hadir dalam launching tersebut yaitu Wali Kota Pariaman Genius Umar dan Kepala Divre PT KAI Divre II Sumbar Kuncoro.

Wakil Audy mengapresiasi PT KAI Divre II Sumbar atas fasilitas bagasi sepeda non lipat pada gerbong kereta api.

Pada kesempatan itu, ia berharap diaktifkannya kembali jalur kereta api di kabupaten/kota di Sumbar yang sudah lama tidak aktif. Hal ini sebagai upaya pengembangan potensi daerah antar kabupaten/kota di Sumbar. Dengan demikian semua daerah yang ada di Sumbar terangnya, akan menjadi nilai pertumbuhan dan perkembangan ekonomi dalam provinsi Sumbar.

“Baik itu pariwisatanya, kulinernya dan potensi daerah lainnya yang kaya akan nilai budaya,” ucap Audy dalam rilis Pemko Pariaman, Sabtu (20/11/2021).

Wako Pariaman Genius Umar menyambut baik adanya inovasi dari PT KAI berupa fasilitas bagasi sepeda non lipat pada gerbong kereta api.

Inovasi itu ungkapnya akan semakin menumbuhkan minat masyarakat dan pengguna transportasi untuk memilih kereta api sebagai transportasi andalan dan memenuhi keinginan masyarakat.

Menurutnya, seiring perkembangan zaman, banyak kalangan yang memanfaatkan waktu luang dengan berolahraga sepeda ataupun bersepeda santai.

“Dengan tersedianya sarana gerbong sepeda ini, pesepeda dari Padang akan banyak yang ke Pariaman. Sehingga hal ini menjadi peningkatan ekonomi nantinya bagi pedagang dan masyarakat Kota Pariaman,” harap Genius.

Pengangkut Minyak Sawit Mentah
Selain itu, Genius mengharapkan PT KAI untuk mengoptimalkan kembali angkutan kereta api sebagai pengangkut minyak sawit mentah.

Dahulunya kata Genius, minyak sawit mentah tersebut pernah dibawa menggunakan kereta api dari Stasiun Naras Pariaman menuju Pelabuhan Teluk Bayur Padang.

“Upaya ini mampu membuka kesempatan kerja baru dan lowongan kerja baru. Hal ini dalam pemenuhan dan pemerataan ekonomi, serta mengurangi angka pengangguran,” tuturnya.

Genius menambahkan, bahwa Kota Pariaman siap untuk mengaktifkan kembali gudang penampungan minyak sawit mentah tersebut.

langgam.id


BERITA TERKAIT