Oknum TNI AD Acak-acak Posko Pemenangan Calon Bupati-Wakil Bupati Teluk Bintuni
TEROPONGNEWS.COM | 29/09/2020 13:10
Oknum TNI AD Acak-acak Posko Pemenangan Calon Bupati-Wakil Bupati Teluk Bintuni
Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO

TEROPONGNEWS.COM,BINTUNI-Seorang oknum anggota TNI Angkatan Darat, Ramona Manuama tanpa sebab tiba-tiba merusak sekertariat induk tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni nomor urut 2, Ir Petrus Kasihiw,M.T – Matret Kokop,S.H (PMK2) jilid II di Kampung Kasira, Distrik Babo, Senin (28/9) malam.

Tindakan anarkis oknum anggota Kodim 1702 Jayawijaya/ Wamena, Papua itu ternyata awalnya mengobrak-abrik posko PMK2 yang berlokasi tepat di depan sekretariat tim pemenangan itu.

Korwil PMK2 jilid II Distrik Babo, Rasid Fimbay saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat whatshappnya, Senin malam membenarkan kejadian pengrusakan dilakukan oknum TNI-AD yang terjadi sekira pukul 19.00 WIT.

Ironisnya, oknum anggota itu diduga sengaja melakukan pengrusakan sekretariat tim pemenangan dan posko tetap pada saat tim PMK2 Babo sedang input data tentang pendukung pasangan calon Piet-Matret yang sudah terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS).

“Benar ketika dia (oknum TNI-AD) ngamuk teman-teman lagi kerja data anggota tim Posko untuk memastikan bahwa mereka benar-benar terdaftar di DPS,” tulis Rasid melalui pesan whatshapnya.

Lebih ironisnya lagi, setelah merusak sekertariat dan posko PMK2, oknum TNI tersebut mempersilahkan tim pemenangan melaporkan kejadian anarkisnya kepada calon bupati nomor urut 2, Piet Kasihiw.

Posko PMK2 Kampung Kasira, Distrik Babo, Teluk Bintuni yang dirusaki Oknum TNI-AD, Ramona Manuama, Senin (28/9).Foto : Ist

“Oknum tentara Ramona Manuama, dengan anarkis sambil menyebut ‘kamong mau kasih tau Piet Kasihiuw, saya tunggu di Babo,” sebut Kordinator tim milenial pelangi PMK2 jilid II Kabupaten Teluk Bintuni, Jimi Arista Kwando saat dihubungi media ini melalui telpon selulernya, Senin malam sembari menambahkan pernyataan Ramona.itu didengar serta disaksikan seluruh warga Kasira Babo.

Padahal TNI Polri sebenarnya tidak boleh berpolitik karena dilarang undang-undang, bahkan diduga sangat tendensius sehingga merusak sekretariat dan posko pemenangan pasangan calon

Jimi melanjutkan, saat melakukan pengrusakan, Ramona sempat menyebutkan bahwa alasan membuat tindakan ini karena waktu Bapaknya meninggal dunia, posko PMK2 putar-putar lagu.

“Ini tidak nyambung juga karena bapaknya sudah meninggal tiga minggu lalu, sementara teman-teman di sekretariat tidak ada persoalan dengan dia,” ujar Jimi. **

TEROPONGNEWS.COM


BERITA TERKAIT