Terbang dari Jakarta ke Lombok, Pria Asal Riau Simpan Sabu di Dubur, Langsung Dijemput Polisi di Bandara
GERBANG.CO.ID | 06/08/2020 16:20
Terbang dari Jakarta ke Lombok, Pria Asal Riau Simpan Sabu di Dubur, Langsung Dijemput Polisi di Bandara

GerbangIndonesia, Mataram – Personel gabungan Tim Anjani bersama Tim Tambora Ditresnarkoba Polda NTB melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap terduga penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika Jenis sabu di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), Minggu (2/8) pukul 14.35 Wita.

Dalam penangkapan tersebut Tim berhasil mengamankan seorang tersangka dengan inisial AK, Laki-laki, kelahiran Jurumapin 2 Mei 1973, alamat Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah samo, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Bersama tersangka diamankan 4 buah plastik besar yang diduga Narkoba jenis sabu dengan berat Bruto 200 gr, uang tunai sejumlah Rp 1.250.000, 1 unit tas warna coklat, 2 buah KTP, 1 lembar boardingpass, 1 unit ATM BNI, 1 Unit ATM BRI, 2 Unit HP kecil merek Samsung, 1 Unit HP jenis android, 1 buah dompet berwarna coklat, 1 buah tempat kacamata, dan1 buah tas koper warna hitam.

Adapun kronologisnya, pada hari Minggu (2/8) sekitar pukul 14.35 Wita bertempat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), berdasarkan Informasi dari masyarakat, personel gabungan Tim Anjani bersama Tim Tambora yang dipimpin langsung oleh Kanit I Subdit III Ditresnarkoba Polda NTB, AKP I Made Yogi Purusa Utama, S.E., S.I.K. melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap seorang penumpang pesawat jurusan Jakarta-Lombok. Pada saat dilaksanakan penggeledahan ditemukan 4 bungkus plastik besar yang disimpan di dalam lubang dubur. Diduga barang tersebut Narkoba jenis sabu.

Pukul 16.15 Wita terduga pelaku tiba di rumah sakit Bhayangkara Polda NTB untuk dilaksanakan pemeriksaan organ dalam (Rontgen) oleh tenaga medis dan ditemukan barang bukti Narkotika jenis sabu. Kemudian tersangka di bawa ke kantor Ditresnarkoba Polda NTB untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Terhadap tersangka penyidik menjeratnya dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun

Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun. (*)

GERBANG.CO.ID


BERITA TERKAIT